Laporkan Masalah

BENTUK PERJANJIAN SERTA PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PELAKU USAHA SABLON DAN KONSUMEN APABILA TERJADI WANPRESTASI (STUDI KASUS DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

ADAM GHOZALLI, Hasrul Halili, S.H.,M.A.

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini dilatarbelakangi adanya wanprestasi antara pihak pelaku usaha sablon dan konsumen di kabupaten bantul daerah istimewa yogyakarta. Perjanjian yang digunakan para pihak menentukan apa saja perbuatan yang membuat salah satu pihak dianggap wanprestasi . Adanya wanprestasi antara pelaku usaha dan konsumen antara lain adalah keterlambatan barang yang dipesan oleh konsumen, hasil produksi yang tidak sesuai pesanan dan keterlambatan pelunasan yang di lakukan konsumen . Adanya bentuk- bentuk wanprestasi tersebut tentu memerlukan perlindungan hukum bagi para pihak yang dirugikan. Dari latar belakang tersebut penulis menentukan rumusan masalah mengenai bentuk perjanjian dan perlindungan hukum apabila terjadi wanprestasi. Tujuan dari penulisan hukum ini adalah untuk mengetahui hubungan dari bentuk perjanjian, wanprestasi dan perlindungan hukum bagi para pihak. Penelitian ini bersifat normatif-empiris atau yang biasa disebut yuridis-empiris, yaitu penelitian hukum menggabungkan metode penelitian normatif dan metode penelitian empiris, dengan memberlakukan atau implementasi ketentuan hukum normatif pada setiap peristiwa hukum yang terjadi di lapangan.teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling yaitu dipilih berdasarkan pertimbangan subyektif dari penelitian. Pengumpulan data lapangan menggunakan cara metode wawancara langsung kepada responden dan narasumber. Penelitian ini menemukan adanya beberapa bentuk perjanjian yang digunakan oleh pelaku usaha sablon dan konsumen. Pemilihan bentuk perjanjian didasari oleh alasan alasan tertentu oleh para pihak. Bentuk perjanjian yang biasa digunakan adalah bentuk perjannjian lisan , namun ada juga yang menggunakan bentuk perjanjian tertulis melalui perjanjian standar . Bentuk perjanjian yang digunakan mempengaruhi wanprestasi dan perlindungan hukum bagi para pihak. Perlindungan hukum yang ada pada perjanjian lisan hanyalah perlindungan represif . Sedangankan dalam perjanjian tertulis menggunakan perlindungan hukim preventif dan represif. Perlindungan preventif diterapkan dalam perjanjian standar adalah adanya minimal uang muka yang dimaksutkan melindungi pelaku usaha apabila barang tidak diambil. Adapun perlindungan represif dalam perjanjian lisan atau tertulis adalah penerapan ganti rugi, pengembalian uang disertai ganti rugi dan potongan harga.

The writing of this law is based on the existence of breanch of contract between the screen printers and consumers in Bantul regency region of Yogyakarta. Agreements used by the parties determine what actions make one party considered breanch of contract. The existence of breanch of contract between screen printers and consumers, among others, is the delay of goods ordered by consumers, production results are not appropriate orders and delay in repayment in the consumer. The existence of these forms of default must require legal protection for the aggrieved parties. From the background of the author determines the formulation of the problem of the form of agreement and legal protection in case of default. The purpose of writing this law is to know the relationship of the form of agreement, breanch of contract and legal protection for the parties. This research is normative-empirical or commonly called juridical-empirical, is legal research combines normative research methods and empirical research methods, by enacting or implementation of normative legal provisions on every legal event occurring in the field. The techniques used in sampling are purposive sampling is chosen based on subjective considerations of the research. Field data collection using direct interview method to respondents and resource persons. This research found some form of agreement used by screen printers and consumers. The choice of type of agreement is based on the reasons for certain reasons by the parties. The commonly used type of agreement is the type of oral agreement, but some use the written agreement type through standard agreement. The terms of the agreement used affect the breanch of contract and legal protection for the parties. The protection of the law in the oral agreement is merely repressive protection. Envisaged in written agreements using preventive and repressive protection. Preventive protection applied in the standard agreement is the minimum down payment that is required to protect the screen printers if the goods are not taken. The repressive protection in oral or written agreements is the application of indemnification, refunds with compensation and rebates

Kata Kunci : Bentuk Perjanjian, Perlindungan Hukum, Wanprestasi, Type Of Agreement, Legal Protection, Breanch Of Contract

  1. S1-2018-334439-abstract.pdf  
  2. S1-2018-334439-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-334439-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-334439-title.pdf