Laporkan Masalah

Kajian Kriminologi Terhadap Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Dilakukan Suami Terhadap Istri Di Wilayah Kota Yogyakarta

AULIA PRADIPTA, Sigid Riyanto, S.H., M.Si.

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Kejahatan semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Ketika membicarakan tentang kejahatan, kekerasan menjadi pelengkap bentuk kejahatan. Ranah dari kekerasan sendiri sangat luas, namun saat ini yang menjadi sorotan di Indonesia adalah terkait dengan kekerasan yang terjadi di keluarga atau rumah tangga. Di wilayah Kota Yogyakarta sendiri, pada tahun 2017 terdapat 52 kasus KDRT yang tercatat di Rifka Annisa Women Crisis Center. Melihat tingginya angka tersebut, maka KDRT yang dilakukan suami terhadap istri perlu menjadi perhatian. Untuk itu perlu upaya yang nyata untuk terus menurunkan tingkat kekerasan dalam rumah tangga di Kota Yogyakarta dengan mencari faktor apa yang menyebabkan terjadinya kasus KDRT. Penulisan hukum ini berjenis normatif empiris dengan memadukan antara data primer dan sekunder untuk merangkai dan menganalisis data. Data yang telah terkumpul kemudian di analisis.Data primer dan data sekunder diolah dengan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil dari penulisan ini adalah faktor penyebab KDRT yang dilakukan oleh suami terhadap istri di wilayah Kota Yogyakarta antara lain : ekonomi, diskriminasi konstruksi gender, kehadiran orang tua, pengalaman masa kecil, pengaruh pergaulan sosial/kelompok, perbedaan persepsi KDRT, rendahnya kecerdasan emosional, nikah siri, dan wanita idaman lain. Sedangkan untuk upaya, terdapat upaya preventif : sosialisasi dan penyuluhan tentang peran keluarga, sosialisasi dan penyuluhan, membangun masyarakat yang lebih tanggap KDRT, dan meningkatkan kecerdasan emosional. Untuk upaya represif antara lain : penegakan hukum, konseling untuk pelaku, dan peran keluarga dan masyarakat.

Crime keeps on growing over time, and right now violence has become a complementary form of crime. There are a lot of kinds of violence, but right now in Indonesia the kind of violence that gains public attention is violence that happened in the family or household that often called as domestic violence. In 2017, based on data by Rifka Annisa Women Crisis Center, there were about 52 cases of domestic violence happened in Yogyakarta. Given the high numbers, domectic violence that are commited by husband against wife surely becomes a concern. Therefore, certain actions in order to reduce the numbers of domestic violence in Yogyakarta are needed by determining factors that caused domestic violence. This research is a normative-empirical research that was conducted by using both of primary and secondary data for analytical purpose. Data(s) that are obtained were analyzed descriptively by using qualitative method. The research shows that there are several factors that caused domestic violence commited by husband against wife in Yogyakarta such as: economic reasons, discrimination on gender construction, presence of parents, childhood experiences, the influence of social interaction / group differences in perception of domestic violence, lack of emotional intelligence, unoficial marriages, mistresses. There are also several ways to reduce domestic violence by using either preventive measures such as socialization and counseling about family roles, socialization and counseling, building societies more responsive to domestic violence, and improve emotional intelligence, or repressive measures which include: law enforcement, counseling for perpetrators, and the role of families and communities.

Kata Kunci : Kriminologi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Suami terhadap Istri, Criminology, Domestic Violence, Husband Against Wife

  1. S1-2018-363027-abstract.pdf  
  2. S1-2018-363027-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-363027-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-363027-title.pdf