Laporkan Masalah

Integrasi Good Forest Governance Dalam Tata Kelola Industri Kelapa Sawit di Tengah Isu Deforestasi di Indonesia

DEWI FADILAH ULFA, Miftah Adhi Iksanto, S.I.P., M.I.O.P

2018 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)

Era saat ini dengan semakin menguatnya kampanye nagatif tentang deforestasi yang diduga disebabkan oleh industri kelapa sawit telah melahirkan kebijakan baru yang mengubah tata kelola industri kelapa sawit dari era sebelumnya. Terlebih kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang dimiliki Indonesia karena mendatangkan kontribusi yang besar bagi negara. Untuk menjawab isu ini, pengelolaan hutan yang baik dibutuhkan agar tidak semakin banyak luasan hutan yang mengalami deforestasi. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba melihat integrasi yang terbentuk diantara pengelolaan hutan yang baik (good forest governance) dengan tata kelola industri kelapa sawit di Indonesia di tengah isu deforestasi. Untuk melihat apakah deforestasi benar-benar terjadi di Indonesia, penulis menggunakan teori dan konsep integrasi untuk mendefinisikan integrasi dalam penelitian ini, deforestasi untuk menentukan perubahan kawasan hutan yang mengalami pengalihfungsian menjadi kawasan non hutan. Sedangkan dalam melihat integrasi antara pengelolaan hutan yang baik dalam tata kelola industri kelapa sawit di tengah isu deforestasi, penulis menggunakan teori dan konsep good forest governance yang dilihat dari enam prinsip yaitu 1) transparansi, 2) partisipasi, 3) akuntabilitas, 4) koordinasi, 5) profesionalisme dan kompetensi, dan 6) sustainability atau berkelanjutan. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka atau studi literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan perkembangan tata kelola industri kelapa sawit, perkembangan isu deforestasi, dan pengelolaan hutan yang baik. Dokumen yang dipelajari meliputi undang-undang dan produk turunannya, penelitian terdahulu mengenai kebijakan Pemerintah, buku, jurnal, dan lain-lain. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada integrasi dalam tata kelola industri kelapa sawit di tengah isu deforestasi. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya kesesuaian kerangka kerja dari prinsip-prinsip good forest governance dalam kebijakan deforestasi di Indonesia. Hal inilah yang mendorong deforestasi di Indonesia terus terjadi.

Nowadays, negative campaign about deforestation cause by palm oil industry born new policy which change palm oil industry governance from era before. Furthermore, palm oil is strategic commodity own by Indonesia because it brings great contribution for state. To answer this issue, good forest governance require in order to decrease deforestation number in Indonesia. Therefore, this study try to analyse integration of good forest governance with palm oil industry governance amid the issue of deforestation in Indonesia. To define deforestation in Indonesia, this study uses theory and concept of integration to explain about integration in this study. Theory and concept of deforestation to determine changes in forest area that turn in to non forest area. Meanwhile, integration of good forest governance with palm oil industry governance amid the issue of deforestation in Indonesia uses theory and concept good forest governance from six principles 1) transparency, 2) participation, 3) accountability, 4) coordination, 5) profesionalism and competency, and 6) sustainability. This study is qualitative research uses desk study or literature study. Data collected by studying documents which relate to palm oil industry governance, deforestation issues and good forest governance. Documents involve constitutions and its derivative products, research about government policies, books, journals, and others. These thesis finds that there is no integration in the governance of the palm oil industry amid the deforestation issue. It indicate by low suitability of the framework of good forest governance principles in deforestation policy in Indonesia. It drives deforestation in Indonesia continues to happen.

Kata Kunci : integrasi, good forest governance, tata kelola, industri kelapa sawit

  1. S1-2018-369669-ABSTRACT.pdf  
  2. S1-2018-369669-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S1-2018-369669-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S1-2018-369669-TITLE.pdf