FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS KOLAM IKAN DI KAWASAN MINAPOLITAN KECAMATAN POLANHARJO, KABUPATEN KLATEN (KASUS DI DESA NGANJAT DAN DESA JANTI)
NISITA LAKSMI DEVI, Joni Purwohandoyo, S.Si., M.Sc
2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenetapan suatu wilayah sebagai kawasan minapolitan adalah bentuk penataan ruang untuk memudahkan kegiatan perikanan dari hulu ke hilir. Produksi dan produktivitas kolam adalah hasil dari kegiatan perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola persebaran unit kolam budidaya dan tata ruang kawasan minapolitan di lokasi penelitian, mengidentifikasi karakteristik pembudidaya ikan di lokasi penelitian, dan menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi dan produktivitas kolam budidaya di lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh dari wawancara dan pengamatan langsung di lapangan dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Pengolahan dan analisis data dilakukan sesuai dengan tujuan penelitian masing-masing. Tujuan pertama menggunakan pengolahan citra dan peta dengan bantuan perangkat lunak SIG untuk mendapatkan pola persebaran kolam dan pengamatan peta serta pengolahan data primer untuk mengidentifikasi tata ruang kawasan minapolitan. Tujuan kedua menggunakan tabel frekuensi dalam mengidentifikasi karakteristik pembudidaya di lokasi penelitian. Tujuan ketiga menggunakan perangkat lunak statistik untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi dan produktivitas kolam di lokasi penelitian. Hasil penelitian didapatkan bahwa pola persebaran kolam pembudidayaan di kedua desa adalah mengelompok sehingga timbul pemusatan ruang kegiatan budidaya yang kemudian diupayakan oleh pemerintah untuk ditata melalui tata ruang kawasan minapolitan. Rencana dalam tata ruang tersebut belum semua dijalankan terlihat dari keadaan eksisting di lapangan. Karakteristik pembudidaya ikan bervariasi dengan dominan pembudidaya usia 25-64 tahun, telah menempuh minimal pendidikan formal dasar, lama budidaya lebih dari 7 tahun. Rata-rata produksi dan produktivitas kolam budidaya ikan Desa Janti lebih tinggi daripada Desa Nganjat dikarenakan jumlah kolam dan pembudidaya lebih banyak. Faktor produksi yang digunakan dalam penelitian ini yang paling mempengaruhi variabel produksi adalah habis pakan sedangkan untuk variabel produktivitas secara nyata adalah luas lahan dan habis pakan.
Establishment of a region as a minapolitan area is a form of spatial arrangement to facilitate fishery activities from upstream to downstream. Production and productivity of fish ponds become the result obtained from fishery activities. The purpose of this research is to identify distribution pattern of pond culture unit and spatial of minapolitan area in research location, to identify fish farmer characteristic at research location, and to analyze factors influencing production and productivity of fish ponds at research locations. This research used quantitative descriptive method. Primary data were obtained from interviews and direct observation in the field and secondary data were obtained from relevant agencies. The processing and data analysis were done in accordance with the purposes of the research. The first purpose used image processing and maps with the help of GIS software to obtain ponds dispersion pattern and map observation as well as primary data processing to identify the spatial of minapolitan area. The second objective used the frequency tables in identifying the characteristics of the fish farmers in the study areas. The third objective used statistics software to analyze the influence of production factors on ponds' production and productivity in locations. The results showed that the distribution patterns of ponds in the two villages are clustered so that the concentration of space for fishery activities occurs and the government rearrange that through minapolitan area spatial planning. Not all plans in that spatial planning have been executed these can be seen from the existing condition in locations. Characteristics of fish farmers are varies, with dominant of fish farmers aged from age 25-64 years old, has been through minimal formal basic education, experienced in aquaculture for more than 7 years. The average fish ponds� production and productivity in Janti is little bit higher than Nganjat because the more number of ponds and fish farmers there. The production factors used in this research that have the most effect on production is feed spent on fishes and for productivity are ponds� land areas and feed spent on fishes.
Kata Kunci : Produksi, Produktivitas, Kolam Budidaya, Tata Ruang, Kawasan Minapolitan