Laporkan Masalah

ANALISIS PROSES PENGADAAN, PENGIRIMAN DAN PERSEDIAAN BAHAN BAKAR MINYAK SOLAR PADA PT XYZ DI KALIMANTAN TENGAH

ISWAN ARPADI, Nofie Iman Vidya Kemal, S.E., M.Sc., Ph.D.

2018 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

PT XZY merupakan salah satu perusahaan kontraktor pertambangan batubara terkemuka di Indonesia. Pada tahun 2016 PT XZY memenangkan tender pengambilan batubara di Kalimantan Tengah. Total produksi batubara dan overburden sebanyak 1.800.000 bcm. Namun yang menjadi tantangan dalam proses operasional perusahaan adalah pengiriman bahan bakar minyak solar, pengiriman bahan bakar minyak solar dari Banjarmasin ke lokasi tambang harus menempuh jarak 525 km jalur sungai dan kendala lainnya dalam satu tahun sungai mengalami surut selama lima bulan. Sedangkan apabila ditempuh jalur darat biaya transportasi bahan bakar minyak solar dari Banjarmasin ke lokasi lebih mahal Rp 368 per liter atau 81,6% lebih mahal dari biaya transportasi sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengadaan, pengiriman dan persediaan bahan bakar minyak solar supaya menjadi competitive advantage bagi perusahaan dalam memenangi persaingan dan membantu perusahaan tetap tumbuh. Metode yang digunakan adalah Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) dalam pemilihan pemasok, sedangkan untuk analisis pengiriman dan persediaan menggunakan metode Re-Order Point (ROP), Economic Order Quantity (EOQ) dan Total Cost (TC) Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemilihan jalur distribusi dan perhitungan persediaan bahan bakar minyak solar yang tepat dapat menurunkan biaya operasional sebesar "Rp7.646.294.561" per tahun menggunakan pengiriman jalur sungai dan intermoda. Dalam pemilihan pemasok disarankan untuk memilih minimal dua pemasok agar dapat membandingkan kinerjanya.

PT XZY is one of the leading coal mining contractors in Indonesia. In 2016PT XZY won coal bids in Central Kalimantan. The total production of coal and overburden is 1,800,000 bcm. But the obstacle in the company's operational process is the delivery of diesel fuel, the delivery of diesel fuel from Banjarmasin to the mine site has to cover a distance of 525 km of river and receding river for five months in one year. Land transportation cost of diesel fuel from Banjarmasin to mine site is more expensive Rp 368 per liter or 81.6% more expensive than the cost of river transportation. The purpose of this study is to know the procurement, delivery and inventory of diesel fuel in order to become a competitive advantage for the company in winning the competition and helping the company keep growing. The method is Multi Criteria Decision Analysis(MCDA) in supplier selection, for distribution and inventory using Re-Order Point (ROP) method, Economic Order Quantity (EOQ) and Total Cost (TC) The results is reduce the operational cost of Rp 7,646,294,561 per year using river and intermoda.Advice for the selection is choose at least two supppliers in order to compare their performance.

Kata Kunci : Multi Criteria Decision Analysis (MCDA), Re-Order Point (ROP), Economic Order Quantity (EOQ), Total Cost (TC).

  1. S2-2018-391945-abstract.pdf  
  2. S2-2018-391945-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-391945-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-391945-title.pdf