Laporkan Masalah

PENGARUH PERBEDAAN SUHU TERHADAP SINTASAN DAN PERTUMBUHAN BENIH GURAMI RAS CANGKRINGAN (Osphronemus goramy Lac.) PADA PENDEDERAN BENIH UMUR 90-132 HARI

LENDA MARIELLA, Dr. Ir. Ignatius Hardaningsih, M.Si.;Dr. Dini Wahyu Kartika Sari, S.Pi., M.Si.;Ir. Sukardi, M.P.

2018 | Skripsi | S1 BUDIDAYA PERIKANAN

Pengaruh suhu dapat menyebabkan stres bahkan kematian pada ikan. Perubahan suhu melebihi 3 - 4 derajatC dapat menyebabkan perubahan metabolisme yang mengakibatkan kejutan suhu, meningkatkan toksinitas kontaminan yang terlarut, menurunkan DO dan kematian pada ikan, hal ini dapat berpengaruh terhadap sintasan dan pertumbuhan pada ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan suhu optimum untuk sintasan dan pertumbuhan benih ikan pada pendederan benih umur 90-132 hari. Penelitian ini dilakukan di sub-laboratorium genetika dan pembenihan ikan menggunakan metode rancangan acak lengkap tanpa kontrol. Perlakuan suhu yang diberikan yaitu 27plusminus0,5 derajatC, 29plusminus0,5 derajatC, 31plusminus0,5 derajatC, dan 33plusminus0,5 derajatC serta masing-masing perlakuan terdiri dari tiga ulangan. Benih gurami dipelihara selama 42 hari menggunakan wadah aquarium berukuran 80 x 60 x 20 cm3 dengan volume air pemeliharaan 90 L dan padat penebaran 45 ekor/aquarium. Parameter yang diamati meliputi sintasan, pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian, feed convertion ratio serta kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test), dan regesi kuadratik. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan suhu 27 derajatC, 29 derajatC, 31 derajatC dan suhu 33 derajatC tidak berpengaruh terhadap sintasan. Perlakuan suhu 27 derajatC, 29 derajatC, 31 derajatC dan suhu 33 derajatC berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih gurami ras cangkringan umur 90-132 hari. Pertumbuhan benih gurami ras cangkringan yang dibudidayakan pada suhu 29 derajatC, 31 derajatC dan suhu 33 derajatC memiliki pertumbuhan lebih baik dari pada suhu 27 derajatC. Suhu optimum untuk pertumbuhan pada pendederan benih gurami ras cangkringan umur 90-132 hari adalah 32,98 derajatC.

The effects of temperature can cause stress even death in fish. Temperature changes exceeding 3 - 4 derajatC may cause metabolism changes resulting in temperature shock, increase soluble contaminant toxinities, decrease DO and mortality in fish, this is can affect growth and survival rate of fish. The purpose of this study was to determine the effect of optimum temperature and temperature for the survival and growth of fish seeds in seedling aged 90-132 days. The eksperimen was conducted in genetics and fish hatchery sub-laboratory using a completely randomized method. The temperature treatment was 27 plusminus 0,5 derajatC, 29 plusminus 0,5 derajatC, 31 plusminus 0,5 derajatC, and 33 plusminus 0,5 derajatC and each treatment consisted of three replications. Giant goramy seed are maintained for 42 days using a 80 x 60 x 20 cm3 aquarium container with a 90 L water maintenance volume and 45 stocking / aquarium. The parameters observed included survival rate, absolute growth rate, daily growth rate, feed convertion ratio and water quality. Data were analyzed using variance analysis (ANOVA), followed by DMRT (Duncan's Multiple Range Test), and quadratic regression. The results showed that temperature treatment 27 derajatC, 29 derajatC, 31 derajatC dan 33 derajatC didn't affect significant to survival rate. The temperature treatment 27 derajatC, 29 derajatC, 31 derajatC dan 33 derajatC had effect significant on the growth. Growth of giant goramy seed race cangkringan at temperatures of 29 derajatC, 31 derajatC and 33 derajatC has better than 27 derajatC. The optimum temperature for growth giant goramy seed race cangkringan age 90-132 days is 32,98 derajatC.

Kata Kunci : giant goramy, optimum, gowth, survival rate, temperature

  1. S1-2018-348155-abstract.pdf  
  2. S1-2018-348155-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-348155-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-348155-title.pdf