Kesamaan Prinsip-Prinsip dalam Pemanfaatan Tanah Ulayat di Wilayah Adat Kerapatan Adat Nagari Lubuk Gadang dengan Prinsip Free and Prior Informed Consent
RAYVO RAHMATULLAH, Dr. Agus Sudaryanto, S.H, M.Si.
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMSemangat yang terdapat dalam prinsip FPIC adalah untuk melindungi hak-hak masyarakat hukum adat. Prinsip FPIC akan lebih mudah dilaksanakan jika sesuai dengan sistem yang telah ada dari masyarakat. Pemanfaatan tanah ulayat oleh pihak luar dari wilayah adat Kerapatan Adat Nagari Lubuk Gadang terdapat beberapa prinsip yang menjadi patokan pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesamaan prinsip dalam pemanfaatan tanah ulayat tersebut dengan prinsip FPIC. Penelitian yuridis normatif-empiris ini mengunakan data primer dan data sekunder dalam menjawab rumusan masalah. Sifat penelitian ini adalah deskriptif yaitu data yang diperoleh dan disajikan berupa kata-kata yang menggambarkan suatu fenomena. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan cara kualitatif dengan menggunakan konsep pemikiran induktif. Pemikiran ini dimulai dengan menganalisa hal-hal yang khusus untuk kemudian ditarik sebuah kesimpulan yang bersifat umum. Hasil penelitian ini menunjukan adanya kesesuaian antara prinsip FPIC dengan ketentuan yang telah diatur di wilayah adat Kerapatan Adat Nagari Lubuk Gadang. Musyawarah sebelum memberikan persetujuan atas pemanfaatan tanah ulayat merupakan bentuk kesesuainya. Musyawarah tersebut merupakan sebuah mekanisme yang menunjukan substansi prinsip FPIC
The main point of FPIC principles is to obtain the right of indigenous peoples. The implementation of FPIC will provide an opportunity for indigenous peoples to obtain full information when there is construction on their ulayat lands. In this way, communities may or may not give their consent based on their own judgment. This study aims to see the compatibilities of the principles on utilization of ulayat land with free and prior informed consent principles (FPIC) This normatif-empiris research uses primary data and secondary data to answer the research questions. The type of this research is descriptive, in which the data obtained and presented in the form of words that describe a phenomenon. The collected data is then analyzed in a qualitative way using the concept of inductive reasoning. This reasoning is started by analized the especial things to get a general conclusion. The results of this study indicate the conformity between principles on the utilization of ulayat land in customary territorial of Kerapatan Adat Nagari Lubuk Gadang with the principles of FPIC. Deliberations to granting indigenous peoples approval for the utilization of communal land is a form of that conformity. Deliberation is a mechanism that shows the substance of FPIC principles
Kata Kunci : FPIC, Pemanfaatan Tanah Ulayat, Wilayah Adat, Kerapatan Adat Nagari