Hubungan Ketahanan Pangan Rumah Tangga dengan Peningkatan Berat Badan dan Kejadian Anemia Ibu Hamil Trimester III di Kabupaten Sleman
TIRA ARISTASARI, Dr. Toto Sudargo, SKM., M.Kes.; Aviria Ermamilia, S.Gz., M.Gizi, RD.;Fasty Arum Utami, S.Gz., M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar belakang: Angka kematian ibu mengalami peningkatan, hal tersebut juga terjadi di Provinsi DIY. Masalah komplikasi, persalinan, dan masa nifas merupakan faktor risiko kematian ibu hamil paling tinggi. Hal tersebut dapat dicegah dengan perbaikan asupan makan dan monitoring status gizi ibu hamil. Asupan makan dan status gizi ibu hamil dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah ketahanan pangan rumah tangga. Tujuan: Mengetahui hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan peningkatan berat badan dan kejadian anemia ibu hamil trimester III. Metode penelitian: Merupakan penelitian kohort prospektif yang melibatkan 99 ibu hamil trimester III selama 3 bulan. Pengambilan data ketahanan pangan menggunakan kuesioner. Pengambilan data berat badan tiap bulan dengan menggunakan timbangan digital merk Camry. Sedangkan pengambilan data anemia menggunakan Hemosmart yang dilakukan pada akhir penelitian. Hasil penelitian: Sebagian besar ibu hamil berada dalam rumah tangga tahan pangan, peningkatan berat badan optimal, dan tidak anemia. Ketahanan pangan berhubungan tidak signifikan dengan peningkatan berat badan pertama (p value > 0.05) dan berhubungan signifikan dengan peningkatan berat badan kedua (p value < 0.05). Ketahanan pangan tidak berhubungan signifikan dengan anemia (p value > 0.05). Kesimpulan: Ketahanan pangan berhubungan tidak signifikan dengan peningkatan berat badan pertama dan berhubungan signifikan dengan peningkatan berat badan kedua. Ketahanan pangan tidak berhubungan signifikan dengan anemia.
Background: Maternal mortality rate has increased, it also happened in DIY Province. Problems of complications, childbirth, and childbirth are the highest risk factors for maternal mortality. This can be prevented by improving food intake and monitoring the nutritional status of pregnant women. Feeding intake and nutritional status of pregnant women is influenced by many factors one of which is household food security. Objective: To determine association between household food security with gestational weight gain and anemia on third trimester of pregnancy in Sleman District. Method: A prospective cohort study involving 99 third trimester pregnant women for 3 months. Data collection of food security using questionnaires. Monthly weight data collection using Camry digital scales. At the end of the study, anemic data were taken using Hemosmart. Result: Most pregnant women were in food resistant households, optimal weight gain, and not anemia. There was no significant association between food security with first weight gain (p value> 0.05) and there was significant association with second weight gain (p value <0.05). There was no significant association between food security with anemia (p value> 0.05). Conclusion: There is no significant association between food security with first weight gain and there is significant association with second weight gain. There is no significant association between food security with anemia.
Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Rumah Tangga, Peningkatan Berat Badan Kehamilan, Anemia