PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN YANG DIHASILKAN OLEH UNIVERSITAS GADJAH MADA
WAHYUDIN RAHMAN, Dr. Rr Dinarjati Eka Puspitasari, S.H., M.Hum
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMLimbah yang dihasilkan manusia ada bermacam -macam. Salah satunya limbah bahan berbahaya dan beracun. Limbah bahan berbahaya dan beracun atau biasa disebut Limbah B3 merupakan sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung Limbah B3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan Limbah B3 yang dihasilkan Universitas Gadjah Mada dibandingkan dengan peraturan terkait pengelolaan Limbah B3 apakah sudah sesuai atau tidak. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan Limbah B3 yang dihasilkan oleh Universitas Gadjah Mada dan bagaimanakah kendala pengelolaan Limbah B3 yang dilakukan Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini merupakan penelitian bersifat normatif - empiris. Data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dengan responden dan narasumber. Data sekunder dengan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data - data yang diperoleh dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa, Pengelolaan Limbah B3 yang dilakukan Universitas Gadjah Mada belum sesuai regulasi hukum lingkungan yang berlaku. Izin pengelolaan Limbah B3, bangunan tempat penyimpanan sementara, dan kegiatan pelabelan serta pengemasan Limbah B3 adalah hal - hal yang belum sesuai regulasi hukum lingkungan yang berlaku. Selanjutnya kendala dalam pelaksanaan pengelolaan Limbah B3 Universitas Gadjah Mada terdiri dari kendala Internal yaitu kurangnya sumber daya manusia Tim pengelola Limbah B3 Universitas Gadjah Mada dan kendala eksternal yaitu pihak pengawas kegiatan pengelolaan Limbah B3 yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman juga kekurangan sumber daya manusia sehingga pengawasan masih kurang baik.
Human generate a variety of waste. One of the waste that human producd was Hazardous and Toxic waste. Hazardous and toxic waste is a waste from the human bussines and/or activity that contains of hazardous and toxic waste. this study aims to identify and analyze the management of hazardous and toxic waste produced by ugm compared with the regulations related to hazardous and toxic waste management whether it is appropriate or not. The formulation of the problem in this research is how the management of hazardous and toxic waste generated by Gadjah Mada University and how the constraints of hazardous and toxic waste management conducted by Gadjah Mada University. This research is a normative - empirical research. The data used are primary data in the form of interviews with respondents and resource persons. Secondary data with primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data obtained by qualitative descriptive method. The result of this research is that hazardous and waste management conducted by Gadjah Mada University is not in accordance with applicable environmental law regulations. Hazardous and toxic waste management permits, temporary storage buildings, and labeling and packaging activities of B3 Wastes are matters that are not in compliance with applicable environmental law regulations. Further obstacles in the implementation of the management of hazardous and toxic waste University of Gadjah Mada consists of internal constraints namely the lack of human resources hazardous and toxic waste management team of Gadjah Mada University and external constraints that the supervisory activities of hazardous and toxic waste management that Environment Department of Sleman Regency is also lack of human resources so that supervision is still not good.
Kata Kunci : Limbah B3, Pengelolaan Limbah B3, Universitas Gadjah Mada, kendala pengelolaan Limbah B3.