Laporkan Masalah

PEMODELAN ZONA SUBDUKSI LEMPENG GORDA DAN AREA GREAT BASIN DI CALIFORNIA, NEVADA, DAN UTAH BERDASARKAN DATA ANOMALI GRAVITASI SATELIT

NIA ANNISA FERANI T, Dr. Eddy Hartantyo, M.Si. ; Dr.rer.nat. Sintia Windhi Niasari, M.Eng.

2018 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Subduksi Lempeng Gorda dan keberadaan Great Basin merupakan kenampakan alam yang membentang dari barat hingga timur di California, Nevada, dan Utah. Metode gravitasi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menggambarkan bawah permukaan pada zona subduksi dan basin. Data anomali gravitasi Free Air dan topografi yang digunakan pada penelitian ini bersifat open source yang diperoleh dari Topex. Pemisahan anomali regional dan residual data anomali Free Air menggunakan proses kontinuasi ke atas hingga mendapatkan anomali regional pada ketinggian 12000 meter. Forward modelling dilakukan dalam penelitian ini untuk memetakan bawah permukaan. Hasil pemodelan menunjukkan ketebalan Lempeng Gorda adalah sekitar 6 km dan kemiringan penunjaman Lempeng Gorda di bawah Lempeng Amerika Utara sebesar 110 dan mengalami perubahan kemiringan menjadi 560. Ketebalan kerak benua di bawah area Great Basin mengalami penipisan menjadi 25 km. Hasil pemodelan menunjukkan nilai densitas 3,33 gr/cm3 pada lapisan astenosfer, 3,3 gr/cm3 pada lapisan litosfer, dan 1,3 gr/cm3 - 3 gr/cm3 pada lapisan kerak benua. Batuan dasar penyusun area Great Basin didominasi oleh batuan dengan densitas 2,8 gr/cm3 - 2,9 gr/cm3 yang bersesuaian dengan jenis batuan metamorf sekis Prekambrian. Batuan pengisi area Great Basin didominasi oleh batuan dengan densitas antara 2,4 gr/cm3 - 2,6 gr/cm3 yang bersesuaian dengan jenis batuan sedimen akhir Proterozoikum-Paleozoikum.

The Gorda Plate subduction and the existence of the Great Basin are the natural appearances that extend from west to east in California, Nevada, and Utah. The gravity method is a method which can be used to image subsurface in the subduction zone and basin. The data of Free Air gravity anomaly and topography were used in this research are open source data that obtained from Topex. Separation of the regional and residual anomaly of Free Air anomaly data used upward continuation process to obtain a regional anomaly at 12000 meters high. Forward modeling was performed in this study to map the subsurface. The modeling results show the Gorda Plate thickness is about 6 km and the subduction slope beneath the North American Plate is 110 and changes become 560 to the east. The thickness of the continental crust beneath the Great Basin area is about 25 km. The model results show the density values of 3.33 gr/cm3 in the asthenosphere layer, 3.3 gr/cm3 in the lithosphere layer, and 1.3 gr/cm3 - 3 gr/cm3 in the continental crust layer. The bedrock of Great Basin is dominated by rocks density value of 2.8 gr/cm3 - 2.9 gr/cm3, corresponding to Precambrian schist. Great Basin area is dominated by rocks with densities between 2.4 gr/cm3 - 2.6 gr/cm3, corresponding to late Proterozoic-Paleozoic sedimentary rocks.

Kata Kunci : Metode Gravitasi, Anomali Free Air Topex, Lempeng Gorda, Great Basin, Forward Modeling / Gravity Method, Topex Free Air Anomaly, Gorda Plate, Great Basin, Forward Modelling

  1. S2-2018-392175-abstract.pdf  
  2. S2-2018-392175-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-392175-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-392175-title.pdf