Hubungan Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga, Kadar Hemoglobin dan Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil Trimester III Dengan Panjang Badan Lahir Bayi
ZUBAININDRA INDAH M, Dr. Toto Sudargo, SKM.,M.Kes. ; Dr. Susetyowati, DCN.,M.Kes.
2018 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar Belakang: Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan merupada periose emas yang apabila kekurangan gizi pada periode ini dapat bersifat irreversible. Pada trimester III terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan janin yang cepat sebesar 60% dibandingkan pada trimester I dan II. Pertumbuhan dan perkembangan janin tersebut dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil yang dapat dilihat dari kadar hemoglobin dan peningkatan berat badan ibu selama hamil dimana pada trimester III itulah terjadi peningkatan berat badan yang pesat kkarena terjadinya kenaikan asupan energy dan protein. Selain itu juga pada trimester III terjadi peningkatan volume plasma darah sehingga ibu beresiko lebih tinggi untuk mengalami anemia selama kehamilan trimester III. Dimana status gizi ibu selama hamil tersebut dipengaruhi oleh ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Tujuan: Mengetahui hubungan ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan kadar hemoglobin dan peningkatan berat badan ibu hamil trimester III serta untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dan peningkatan berat badan ibu hamil trimester III dengan panjang badan lahir bayi. Metode penelitian: Merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan kohort prospective yang melibatkan 110 responden ibu hamil. Pengambilan data ketahanan pangan tingkat rumah tangga menggunakan kuesioner. Pengambilan data kadar hemoglobin dan peningkatan berat badan berdasarkan hasil pengukuran langsung. Pengambilan data panjang badan lahir bayi berdasarkan data yang tertulis di buku KIA. Hasil penelitian: Sebagian besar responden tergolong dalam keluarga tahan pangan, tidak mengalami anemia, memiliki peningkatan berat badan trimester III yang optimal, dan melahirkan bayi dengan panjang badan lahir normal. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III (p=0.701). Terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan peningkatan berat badan ibu hamil trimester III (p=0.023). Tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar hemoglobin dan peningkatan berat badan ibu hamil trimester III dengan panjang badan lahir bayi (p=0.333 dan p=0.099). Kesimpulan: Hubungan yang signifikan hanya ditemukan pada ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan peningkatan berat badan ibu hamil trimester III.
Background: The first 1000 day of life is golden period that if malnutrition in this period can be irreversible. In the third trimester there is a rapid increase in growth and development of fetus by 60% compared to the first and second trimesters. Growth and development of the fetus is influenced by the nutritional status of pregnant women that can be seen from hemoglobin levels and maternal weight gain during pregnancy where in the third trimester that there is a rapid increase in weight due to the increase in energy and protein intake. In addition, in the third trimester there is an increase in blood plasma volume so that mothers are at higher risk for anemia during third trimester pregnancy. Where the mother's nutritional status during pregnancy is influenced by household food security level. Objective: To determine the association between household food security with hemoglobin level and weight gain in pregnant women's third trimester also to determine the association between hemoglobin level and weight gain in pregnant women's third trimester with birth length. Method: A quantitative research with cohort prospective design which involved 110 pregnan women's third trimester. Retrieval of data household food security using questionnaires. Retrieval of data of hemoglobin level and weight gain pregnant women's third trimester based on direct measurement. Retrieval of data birth length using data in KIA book. Result: Most of the subject have food secured, not anemic, have optimal third trimester weight gain, and have baby with normal birth length. There was no significant association between household food security and hemoglobin level (p=0.701). There was significant association between household food security and weight gain in pregnant women's thirt trimester (p=0.023). There were no significant association between hemoglobin level and weight gain in pregnant women's third trimester with birth length (p=0.333 and p=0.099). Conclusion: Significant association only found in household food security and weight gain in pregnant women's third trimester.
Kata Kunci : ketahanan pangan, kadar hemoglobin, peningkatan berat badan, panjang badan lahir