The Coevolution of Electronics (HDTV) Industry in Japan & China: Through The Interpretation of The Flying Geese Paradigm
STEPHANIE ADERIKA S. SIHOMBING, Dr. R. W. De Vries
2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMITujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa koevolusi dari industri elektornik di Jepang dan Tiongkok yang berfokus pada HDTV (High Definition Television). Kedua industri yang telah di analisa, diukur dalam kurun waktu dari tahun 1980 sampai dengan 2015. Sebagai salah satu dari beberapa negara maju pertama di asia, Jepang pernah menjadi satu-satunya pemimpin di dalam bidang tersebut. Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi merupakan indikator utama dalam membandingkan kedua negara ini. Teori Flying Geese, dan beberapa faktor ekonomi makro lainnya akan digunakan juga untuk mengidentifikasi perkembangan dan fluktuasi kedua industri. Setelah itu, dari teori - terori ini dapat disimpulkan tentang mengapa Tiongkok, negara yang kurang berkembang, dapat melampaui Jepang selama 35 tahun dalam hal industri elektronik. Harus diperhitungkan bahwa interdependensi antar negara berubah dengan cepat karena globalisasi dan semakin mudahnya melakukan bisnis. Pada intinya dapat dilihat bahwa mereka yang terus berevolusi dan berkembang dari cara-cara tradisional dalam melakukan bisnis akan berkembang di atas orang-orang yang menolak untuk beradaptasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa koevolusi dari industri elektronik di Jepang dan Tiongkok yang berfokus pada HDTV (High Definition Television). Kedua industri yang telah di analisa, diukur dalam kurun waktu dari tahun 1980 sampai dengan 2015. Sebagai salah satu dari beberapa negara maju pertama di asia, Jepang pernah menjadi satu-satunya pemimpin di dalam bidang tersebut. Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi merupakan indikator utama dalam membandingkan kedua negara ini. Teori Flying Geese, dan beberapa faktor ekonomi makro lainnya akan digunakan juga untuk mengidentifikasi perkembangan dan fluktuasi kedua industri. Setelah itu, dari teori - terori ini dapat disimpulkan tentang mengapa Tiongkok, negara yang kurang berkembang, dapat melampaui Jepang selama 35 tahun terakhir dalam bidang industri elektronik. Harus diperhitungkan bahwa interdependensi antar negara berubah dengan cepat karena globalisasi dan semakin mudahnya melakukan bisnis. Pada intinya, dapat dilihat bahwa mereka yang terus berevolusi dan berkembang dari cara-cara tradisional dalam melakukan bisnis akan berkembang lebih pesat dari mereka yang menolak untuk beradaptasi.
Kata Kunci : Coevolution, Koevolusi, Electronics, Elektronik, Flying Geese, Asia, Japan, Jepang, China, Tiongkok, HDTV, TV, Interdependency, Interdependensi, Technology, Teknologi