Hubungan Ketersediaan Beras Pada Masa Panen dengan Ketahanan Pangandan Status Gizi Ibu Keluarga Buruh Tani di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah
ADHI PRIYO PAMUNGKAS, Dr. Ir. I Made Alit Gunawan, M.Si; Dr. Lily Arsanti Lestari, STP, MP
2018 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang : Tiga unsur utama ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan, akses pangan, dan konsumsi pangan. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung padi Indonesia ditunjukkan dengan surplusnya beras daerah. Akses pangan di daerah menjadi masalah salah satunya Kabupaten Kebumen. Penelitian terkait ketahanan pangan dengan status gizi sudah banyak dilakukan di Indonesia dan luar negeri, namun untuk ketersediaan beras dan pangan ditingkat keluarga belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan ketersediaan beras pada masa panen dengan ketahanan pangan dan status gizi ibu keluarga buruh tani di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2015 dan September-Oktober 2015 dengan subyek penelitian adalah ibu keluarga buruh tani di Kecamatan Gombong yang berjumlah 195 orang. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah ketersediaan beras menggunakan kuesioner ketersediaan beras, ketahanan pangan menggunakan kuisioner USDA, dan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) menggunakan pengukuran langsung tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Hasil : Analisis chi square menunjukkan tidak ada hubungan ketersediaan beras dengan ketahanan pangan dengan nilai p sebesar 0,744 (p>0,05). Uji chi square juga menunjukkan tidak ada hubungan antara ketersediaan beras dengan status gizi ibu keluarga buruh tani ditunjukkan dengan nilai p sebesar 1,000 (p>0,05). Namun ditemukan ada hubungan jumlah anggota keluarga yang merupakan variabel luar pendukung ketersediaan beras berhubungan dengan ketersediaan beras dan ketahanan pangan dengan nilai p sebesar 0,002 (p<0,05) dan p sebesar 0,014 (p<0,05). Kesimpulan : Tidak adanya hubungan ketersediaan beras dengan ketahanan pangan dan status gizi ibu keluarga tani tetapi jumlah anggota keluarga berhubungan dengan ketersediaan beras keluarga dan ketahanan pangan keluarga buruh tani.
Background: Food availability, access, and consumption (utility) are the key determinants of food security. Province of Central Java is one of Indonesia's granary indicated by the surplus of rice supply. Food access has become a problem in the regions and Kebumen Regency is one of them. There are a lot of studies on food security and nutritional status in Indonesia and other country. However, study on household rice and food supply is still lacking in Indonesia. Objective: To determine the relationship between rice supply availibility on harvest season with food security and nutritional status among mothers in farmworker household in District of Gombong Kebumen Regency. Methods: Cross sectional design was used in this quantitative observational study. Data were collected on May until June 2015 and September until October 2015 from 195 farmworker mothers in District of Gombong. Variables assessed in this study are rice supply availability using rice availability questionnaire, food security using USDA questionnaire, and nutritional status (body mass index) by measuring subject's body height and weight. Results: Chi square analysis result indicates that there is no relationship between rice availability and food security with p = 0,744 (p>0,05). There is also no relationship between rice availability and farmworker mother's nutritional status with p = 1,000 (p>0,05). However, there is a relationship between number of family member as a rice availability with rice availability and food security with p=0,002 (p>0,05) and p=0,014 (p>0,05). Conclusion: There is no relationship between rice supply availibilty on harvest season with food security and nutritional status among mothers in farmworker household, but there is a significant relationship between number of family member with rice availability and food security in farmworker household.
Kata Kunci : ketersediaan beras, ketahanan pangan, status gizi ibu, jumlah anggota keluarga