KECERNAAN IN VITRO DAN KARAKTERISTIK FERMENTASI TOTAL MIXED RATION BERBASIS LIMBAH INDUSTRI KERUPUK IKAN REMANG (Congresox talabon) SEBAGAI SUMBER PROTEIN PAKAN
MAURINDA SAFITRI, 3. Cuk Tri Noviandi, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Ristianto Utomo, S.U.
2018 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanPenelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui komposisi nutrien dan karakteristik degradasi dari tepung limbah ikan (TLI) remang serta pengaruh penggunaannya pada degradasi nutrien dan karakteristik fermentasi in vitro total mixed ration (TMR). Karakteristik degradasi TLI remang dianalisis dengan metode in sacco. Dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola searah, tiga macam TMR dengan penggunaan level TLI berbeda (T1 / kontrol = 0% TLI remang, T2 = 7,5% TLI remang, dan T3 = 15% TLI remang) diinkubasikan secara in vitro selama 48 jam dengan mengikuti metode kecernaan 2-tahap untuk mengetahui degradasi nutrien dan karakteristik fermentasi in vitro TMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TLI remang memiliki kandungan protein kasar 56,4%, lemak kasar 13,0%, kalsium 11,3%, dan fosfor 8,76%. Peningkatan penggunaan TLI remang pada TMR menyebabkan penurunan (P<0,05) degradasi bahan kering, bahan organik, dan serat kasar. Meskipun penggunaan TLI remang dengan level yang berbeda tidak berpengaruh pada pH dan konsentrasi protein mikroba, namun terjadi penurunan (P<0,05) konsentrasi amonia dan volatile fatty acids total seiring dengan peningkatan level TLI remang dalam TMR. Peningkatan penggunaan TLI remang dalam TMR menurunkan (P<0,05) konsentrasi asam asetat dan propionat, sedangkan konsentrasi asam butirat dan rasio asetat:propionat tidak berbeda antar perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa tepung limbah ikan remang dapat digunakan untuk menggantikan penggunaan bungkil kedelai pada TMR sampai dengan 15% tanpa memberikan efek negatif pada fermentasi rumen.
This study was done to evaluate chemical composition and in sacco degradability of fish waste meal (TLI) as well as to evaluate the effect of TLI substitution on degradation and in vitro fermentation characteristics of total mixed ration (TMR). Degradation characteristic of TLI was analyzed by in sacco method. By following one way completely randomized design, three experimental treatments (T1 / control = 0% TLI, T2 = 7.5% TLI, and T3 = 15% TLI) were incubated for 48 h using a 2-stage in vitro method to determine nutrients degradation and in vitro fermentation characteristics of TMR. The result showed that TLI contains 56.4% crude protein, 13.1% ether extract, 11.3% calcium, and 8.76% phosphorus. As the level of TLI in TMR was increased, the degradation of dry matter, organic matter, and crude fiber were decreased (P<0.05). Although TLI substitution did not affect ruminal pH and protein microbes concentration, the ammonia and total volatile fatty acids concentration were decreased (P<0.05) as the TLI substitution was increased. By increasing the TLI substitution in TMR, acetic and propionic acids concentrations were declined (P<0.05), while butyric acids concentration and acetate:propionate ratio did not affected. It can be conclude that fish waste meal can be used as soybean meal subtitute in the TMR up to 15% without negative effect on rumen fermentation.
Kata Kunci : Kecernaan, In vitro, In sacco, Karakteristik fermentasi in vitro, Komposisi nutrien, Tepung limbah ikan, Total mixed ration