Laporkan Masalah

DISABILITAS INTELEKTUAL, DISFASIA, GANGGUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK DENGAN PENYAKIT CYTOMEGALOVIRUS ASIMPTOMATIK

GITA NOVALINA, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.; Prof. dr. Sunartini, Ph.D, Sp.AK

2018 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KESEHATAN ANAK

Infeksi CMV baik infeksi CMV simptomatik maupun asimptomatik dapat menyebabkan gangguan neurodevelopmental yang luas. Infeksi CMV asimptomatik dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif dan perkembangan bahasa. Defisit fungsi intelektual dan fungsi adaptif yang terjadi pada masa perkembangan dikategorikan sebagai disabilitas intelektual. Diperlukan manajemen komprehensif untuk penanganan anak disabilitas intelektual dengan infeksi CMV asimptomatik. Kami laporkan seorang anak perempuan berusia 9 tahun 3 bulan dengan diagnosis disfasia, infeksi CMV asimptomatik, gangguan motorik halus, dan disabilitas intelektual. Dilakukan manajemen komprehensif terhadap pasien dalam kurun waktu 43 bulan sejak Juni 2014. Hasil pengamatan menunjukkan seiring perkembangan usia, terjadi kesenjangan antara usia kronologis dengan kemampuan-kemampuan anak. Kesenjangan pada aspek intelegensi dan koordinasi visual motorik lebih lebar dibandingkan kesenjangan pada aspek kematangan sosial dan kemandirian. Kesenjangan kemampuan yang dialami anak sesuai dengan kriteria disabilitas intelektual dalam DSM 5 yang berpengaruh pada kemampuan belajar secara umum.

CMV infection both symptomatic and asymptomatic can cause extensive neurodevelopmental disorders. Asymptomatic CMV infection may cause impaired cognitive function and language development. The deficit of intellectual function and adaptive function occurring at the time of development is categorized as intellectual disability. Comprehensive management is required for the treatment of intellectual disability children with asymptomatic CMV infection. We report a female patient aged 9 years and 3 months with diagnosis of dysphasia, asymptomatic CMV infection, fine motoric disorder, and intellectual disability. Comprehensive monitoring of this patients had been conducted within 43 months started June 2014. Our observations showed that over the increasing of age, there was a gap between chronological age and child's abilities. The gap in the aspect of intelligence and motor visual coordination was wider than the gap in aspects of social maturity and autonomy. The child's ability gap was in accordance with the criteria of intellectual disability in DSM 5 which affected her general learning ability.

Kata Kunci : disabilitas intelektual, infeksi CMV asimptomatik, anak

  1. S2-2018-344029-abstract.pdf  
  2. S2-2018-344029-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-344029-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-344029-title.pdf