Laporkan Masalah

PSYCHOLOGICAL WELL BEING AND ITS RELATIONSHIP WITH ENGAGEMENT AMONG SCHOOL TEACHERS IN SLEMAN YOGYAKARTA

ERNESA NOVITA L., Dr. Neila Ramdhani, M.Si., M.Ed.

2018 | Tesis | S2 Manajemen

Psychological well-being (PWB) dan keterikatan kerja (engagement) adalah hal penting dalam dunia pendidikan. Pemilihan variabel psychological well-being (PWB), keterikatan kerja (engagement), dan faktor demografi seperti jenis kelamin, status kepegawaian, sertifikasi, dan tipe sekolah didasarkan pada studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti. Pada studi kuantitatif ini, peneliti berusaha menemukan persamaan terbaik variabel bebas yang berpengaruh pada variabel keterikatan kerja pada guru-guru sekolah dasar di Depok, Sleman, Yogyakarta. Melalui regresi linear berganda dengan metode stepwise, penelitian ini membuktikan model persamaan terbaik untuk memprediksi variabel keterikatan kerja. Metode stepwise menambahkan atau menghilangkan variabel bebas melalui serangkaian uji F dan uji t. Berdasarkan hasil yang didapat, dari semua variabel bebas, PWB dan status kepegawaian adalah dua variabel yang paling berpengaruh pada variabel terikat dalam penelitian ini r = .449, p = .000 untuk PWB dan r = .190, p = .002 untuk status kepegawaian). Berdasarkan temuan ini, dapat dikatakan bahwa seorang guru perlu memiliki psychological well-being yang tinggi supaya dapat merasakan keterikatan kerja. Disamping itu, status kepegawaian juga menjadi prediktor bagi variabel terikat sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Sayangnya, variabel bebas lainnya seperti jenis kelamin, tipe sekolah, dan sertifikasi tidak dapat memprediksi variabel terikat pada penelitian ini.

Psychological well-being (PWB) and engagement are both important issues in education. The adoption of engagement, psychological well-being, and demographic factors including gender, school type (private or public schools), certification status, and employment status (civil servant, full-time, non-civil servant, and temporary) as variables in this study is based on the result of a preliminary study. In this quantitave study, researcher determines which of the independent variables of PWB, gender, employment status, certification status, and school type predict the dependent variable of engagement among primary school teachers in Depok, Sleman, Yogyakarta. This study utilized Stepwise multiple regression method and revealed a significant model for predicting engagement by adding or removing predictor variables, usually via a series of F-tests or t-tests. From the results, of all the predictors, psychological well-being (PWB) and employment status (EMP) correlate best with the outcome (r = .449, p = .000 for PWB and r = .190, p = .002 for employment status). This finding suggests that teachers need to be psychologically well-being to stimulate their engagement. Similarly, employment status is a significant predictor for engagement as well. It implies that employment status can also be taken into account for engagement. Meanwhile, school type, certification status, and gender are not considered predictors for engagement.

Kata Kunci : psychological well-being, engagement, gender, employment status, certification, school type, stepwise, teacher

  1. S2-2018-376021-abstract.pdf  
  2. S2-2018-376021-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-376021-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-376021-title.pdf