ANALISIS PENGARUH TIPE KEPEMILIKAN BANK TERHADAP KINERJA BANK DI INDONESIA
FITRIA KURNIA SARI, Eddy Junarsin, S.E., M.B.A., Ph.D
2018 | Tesis | S2 ManajemenFenomena yang terjadi di Indonesia saat ini adanya akuisisi bank domestik yang dilakukan oleh investor asing berakibat terdapat perbedaan kepemilikan pada industri perbankan. Mengingat pentingnya menjaga hubungan antara pemilik dan manajemen perusahaan dalam membangun bank yang efektif maka diperlukan tinjauan yang mendalam mengenai hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tipe kepemilikan bank terhadap kinerja bank di Indonesia pada periode 2012-2016. Variabel dependen dalam penelitian ini, yaitu: ROA dan NPL, sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: kepemilikan pemerintah, kepemilikan swasta dan kepemilikan asing. Sampel yang digunakan berjumlah 40 bank. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan anova dan uji regresi data panel. Pada hasil uji Anova terdapat perbedaan kinerja bank pemerintah, swasta dan asing. Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa kepemilikan pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap NPL. Sedangkan kepemilikan swasta tidak memiliki pengaruh terhadap ROA, namun memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap NPL. Pada kepemilikan asing tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan NPL. Implikasi bagi emiten, hendaknya memberikan peluang investasi yang lebih besar untuk investor asing, karena kepemilikan saham asing ini mampu menurunkan NPL, sehingga kinerja keuangan perbankan menjadi lebih baik. Bagi regulator dalam hal ini Bank Indonesia beserta Otoritas Jasa Keuangan diharapkan dapat memperbaiki peraturan dan kebijakan terkait kepemilikan asing pada perbankan sehingga bank-bank di Indonesia dapat bersaing secara sehat dan mampu meningkatkan perannya bagi pertumbuhan perekonomian negara.
The phenomenon which happens in Indonesia nowadays is the acquisition of domestic banks by foreign investors which causes the difference in the ownership in banking industry. Knowing how important it is to maintain the relationship between the owner and the company's management in developing an effective bank, it needs a thorough review about it. This study aims to analyze the effect of bank ownership types on the bank's performance in Indonesia during 2012-2016. The dependent variables in this study are: Return on Asset (ROA) and Non Performing Loan (NPL), while the independent variables used in this study are: government ownership, private ownership, and foreign ownership. The number of samples which are used is 40 banks. The hypothesis testing in this study uses anova and panel data regression tests. In the result of anova test, there is a difference in the bank's performance between government, private, and foreign banks. It gives an empirical evidence that government ownership has a positive and significant effect toward ROA as well as a negative and significant effect toward NPL. While, the private ownership does not have any effects toward ROA, but it has a negative and significant effect toward NPL. The foreign ownership does not significantly influence toward ROA and NPL. The implication for the issuer is that it should give a greater investment opportunity for foreign investors because the foreign share's ownership is able to decrease NPL, so the bank's financial performance gets better. For the regulators, in this case Bank Indonesia and the OJK (Financial Service Authority), they are expected to improve the regulations and the policy related to foreign ownership in banking so that the banks in Indonesia can compete fairly and are able to increase their roles for the national economic growth.
Kata Kunci : Kata kunci: Kepemilikan pemerintah, kepemilikan swasta, kepemilikan asing,ROA, dan NPL, Keywords: Government ownership, private ownership, foreign ownership, ROA, and NPL