Laporkan Masalah

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL (Studi pada Kabupaten se Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2006-2015

DEWI USMAN, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.

2018 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Sulawesi Barat adalah Daerah Otonomi Baru yang dimekarkan pada tanggal 5 Oktober 2004. Dalam upaya pencapaian strategi pembangunan daerah yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah perlu membangun insfrastuktur, pengeluaran daerah yang berkaitan langsung dengan peningkatan infrastruktur adalah belanja modal. Belanja modal merupakan belanja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi riil. Belanja modal bersifat investasi dikarenakan manfaat yang diberikan dari belanja modal bersifat jangka panjang sehingga pemerintah harus lebih memprioritaskan belanja modal terutama untuk pembangunan infrastruktur. Dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 dijelaskan bahwa sumber-sumber penerimaan daerah yang dapat digunakan sebagai sumber pendanaan belanja daerah berasal dari pendapatan daerah. Pendapatan daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Pendapatan lain-lain yang sah. Penelitian ini bertujuan menguji dan memperoleh bukti empiris pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap Alokasi Belanja Modal di Provinsi Sulawesi Barat.Hasil penelitian menunjukkan secara individual pendapatan asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tidak berpengaruh terhadap alokasi Belanja Modal (BM) sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap alokasi Belanja Modal (BM). Secara Simultan PAD, DAU dan DAK berpengaruh terhadap Alokasi Belanja Modal pada pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun anggaran 2006-2015.

West Sulawesi is a New Autonomy Region as the result of expansion which was established on October 5th, 2004. In order to achieve regional development strategy which is an improvement of public welfare, regional government needs to develop infrastructure. Region expenditure that directly related with infrastructure improvements is Capital Expenditure. Capital Expenditure is the act of spending to boost economic growth. It can be said as an investment since the benefits it can give are for long-term so the government should prioritize Capital Expenditure, especially for infrastructure development. Regional income sources that can be used as regional expenditure fund source are based on regional income as mention in Law No. 33, 2004. Regional incomes are obtained from District Own Source Revenue, Balance Funding and other legitimate Income. This research aims to examine and obtain empirical evidence about the influence of Local Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU) and Special Allocation Fund (DAK) toward Allocation of Capital Expenditure in West Sulawesi. The findings indicate that individually PAD and DAU do not have an influence toward Allocation of Capital Expenditure (BM) while DAK has positive and significant influence toward Allocation of BM. Simultaneously PAD, DAU and DAK are influencing Allocation of BM on Government of Wes Sulawesi in 2006-2015. Keywords: Local Revenue, General Allocation Fund, Special Allocation Fund, Capital Expenditure

Kata Kunci : Pendapatan asli Daerah, Dana alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Belanja Modal

  1. 12-2018-402110-abstract.pdf  
  2. 18-2018-402110-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2018-402110-abstract.pdf  
  4. S2-2018-402110-bibliography.pdf  
  5. S2-2018-402110-tableofcontent.pdf  
  6. S2-2018-402110-title.pdf