''Kepedulian terhadap Sahabat'' untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Saksi Bullying Tingkat SMP
RENI APRILIAWATI, Dr. Esti Hayu Purnamaningsih, M.S.,Psikolog
2018 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiSaksi sering memperkuat bullying dengan cara bergabung dengan pelaku, mendukung pelaku, menghindari situasi bullying, dan tidak memberikan dukungan maupun membela korban. Hal tersebut menunjukkan perilaku prososial saksi yang masih rendah. Salah satu program prevensi untuk saksi bullying adalah program Kepedulian terhadap Sahabat yang disusun berdasarkan pembelajaran Sosial-emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kepedulian terhadap sahabat pada perilaku prososial saksi bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan the untreated control group design with dependent pretest and posttest samples yang membagi subjek menjadi dua kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (N:58). Subjek penelitian adalah saksi bullying di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni tes pengetahuan sebagai cek manipulasi, skala prososial, dan modul Kepedulian terhadap Sahabat. Anava mixed design digunakan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepedulian terhadap Sahabat dapat meningkatkan perilaku prososial saksi bullying di tingkat Sekolah Menengah Pertama (F=979.043, p=0.001).
Peer bystanders often reinforce bullying by joining the bullies, staying away from bullying, and the less victimized children are supported and defended, low prosocial behavior. One of bullying bystander prevention program is Kepedulian terhadap Sahabat based on Social-Emotional Learning (SEL) theory. This study aimed to test the effect of training module Kepedulian terhadap sahabat in improving prosocial behavior of peer bystanders in middle school. This research used quasi experiment method with the untreated control group design with dependent pretest and posttest samples which separated subjects into two groups, experimental group and control group (N: 58). The subjects were grade 7-8 middle school students. Instrument used in this research were knowledge test as manipulation check, prosocial scale, and a module of Kepedulian terhadap Sahabat. Anava mixed design was used to analyze the difference between experimental group and control group. The result shows of that Kepedulian terhadap Sahabat has an effect on middle school peer bystanders prosocial behavior (F=979.043, p=0.001).
Kata Kunci : : perilaku prososial, saksi bullying, pembelajaran sosio-emosi