Laporkan Masalah

PENGARUH KOMPONEN MANAJEMEN KONTRAKTOR TERHADAP CAPAIAN MUTU SEGMENT IN-PLACE RECYCLING PERKERASAN LENTUR

AZIZ KURNIAWAN, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T.

2018 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik Transportasi

Pembangunan infrastruktur yang perlu selalu dilaksanakan untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan masyarakat, pada sisi yang lain dapat berdampak negatif pada kelestarian alam. Perbaikan perkerasan lentur dengan teknik daur ulang (recycling) memiliki kelebihan dibandingkan dengan teknik lainnya, diantaranya adalah penghematan penggunaan material baru, pengurangan material buangan dan keajegan elevasi jalan. Akan tetapi metode ini dinilai belum dapat menghasilkan produk dengan mutu yang handal di Indonesia. Kehandalan mutu suatu produk dipengaruhi banyak variabel dalam manajemen pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kepentingan variabel-variabel dalam komponen manajemen kontraktor terhadap capaian mutu pada pekerjaan segment in-place recycling perkerasan lentur. Data yang dianalisis adalah persepsi responden mengenai tingkat kepentingan variabel- variabel dalam komponen manajemen kontraktor. Responden terdiri dari pihak pengguna jasa dan pihak penyedia jasa yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan penanganan jalan di wilayah kerja BBPJN VI Jakarta (Eks. BBPJN IV Jakarta). Variabel-variabel awal yang diusulkan terdiri dari 90 butir. Instrumen pengumpulan data utama menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS 2.1. Hasil penelitian menunjukkan dari tujuh komponen manajemen yang diteliti, seluruhnya memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap manajemen kontraktor. Pengelolaan optimal komponen manajemen kontraktor memiliki peran penting terhadap capaian mutu hasil pekerjaan segment in-place recycling perkerasan lentur sebesar 33,8%. Tujuh komponen tersebut berdasarkan bobot kontribusinya, yaitu; lingkungan, material, tenaga kerja, metode kerja, peralatan, pendanaan dan administrasi; masing-masing sebesar 91,4%; 84,8%; 82,5%; 79,6%; 79%; 74,2% dan 71%; secara keseluruhan tersusun dari 53 variabel penting. Capaian mutu hasil pekerjaan diindikasikan dengan: ketidak-terjadian kerusakan berulang; nilai IRI < 5,5 m/km; nilai kekesatan > 0,33; penundaan rekonstruksi; dan penghematan biaya total penanganan selama umur rencana jalan. Kontraktor diharapkan dapat melaksanakan manajemen secara tepat dengan memperhatikan pemenuhan variabel-variabel signifikan terkait, sehingga mutu hasil pekerjaan recycling yang handal dapat tercapai.

Infrastructure development that needs to be always done to facilitate the fulfillment of community needs, on the other hand can have a negative impact on the sustainability of nature. Flexible pavements repairments with recycling techniques has advantages over other techniques, such as saving new materials, reducing waste materials and maintaining road elevations. However, this method is considered not able to produce products with reliable quality in Indonesia. The quality reliability of a product is influenced by many variables in its implementation management. This study aims to identify the importance of the variables in the contractor management component to the quality achievement of the segment in-place recycling flexible pavement work. The analyzed data is the respondent's perception about the importance of the variables in the contractor management component. Respondents consist of users and providers who are directly involved in the implementation of road construction activities in the BBPJN VI Jakarta territory. The proposed initial variables consist of 90 items. The main data collection instrument using questionnaires. Methods of data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) method with the help of AMOS 2.1 software. The results show that from the seven management components studied, all have a strong and significant influence on contractor management. The optimal management of the contractor management component has an important role to the quality achievement of segment in-place recycling of flexible pavement by 33,8%. Seven components based on the weight of its contribution, namely; environment, material, labor, working methods, equipment, funding and administration; respectively of 91,4%; 84,8%; 82,5%; 79,6%; 79%; 74,2% and 71%; as a whole composed of 53 important variables. The performance outcome of the work is indicated by: no occurrence of recurring damage; IRI < 5,5 m / km; skid number > 0,33; delay of reconstruction; and savings of total cost pavement repair over the life of pavement service design. Contractor is expected to implement management appropriately with attention to fulfill the related significant variables, so that the quality of reliable recycle work can be achieved.

Kata Kunci : Daur ulang perkerasan, Manajemen Kontraktor, Recycling, Rehabilitasi Jalan, Structural Equation Modeling

  1. S2-2018-374989-abstract.pdf  
  2. S2-2018-374989-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-374989-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-374989-title.pdf