Laporkan Masalah

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI PAPUA BARAT TAHUN 2012-2016

BERTHY THEODORUS R, Dr. Evi Noor Afifah, M.S.E.

2018 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Otonomi daerah adalah wewenang yang dimiliki daerah otonom untuk mengatur dan mengurus masyarakatnya menurut kehendak sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat, sesuai dengan peraturan UU yang berlaku. Untuk menilai kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengelola keuangan daerahnya, antara lain adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan daerah terhadap laporan keuangan pemda. Hasil analisis dengan menggunakan variabel rasio ketergantungan keuangan, rasio kemandirian keuangan, rasio belanja modal dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja. Selain itu, menganalisis rasio yang memiliki pengaruh kuat terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel 13 kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat tahun 2012-2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari beberapa sumber yang berbeda, yakni data pertumbuhan ekonomi yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat sedangkan data keuangan daerah diperoleh dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakilan Provinsi Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat. Berdasarkan hasil estimasi regresi data panel, diperoleh hasil baru, yaitu: rasio ketergantungan keuangan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio kemandirian keuangan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio belanja modal berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Regional autonomy is the authority that the autonomous regions have to arrange and manage their communities according to their own will according to the aspirations of the people, in accordance with the applicable law. To assess the performance of Local Government (Pemda) in managing their regional finances, among others is to perform the analysis of local financial ratios to the financial statements of local governments. The results of analysis by using the ratio of financial dependence, the ratio of financial independence, capital expenditure ratio and the labor force participation rate. In addition, it analyzes ratios that have a strong influence on the economic growth of regencies/cities in the province of West Papua. The analysis tool used in this research is panel data regression in 13 regencies/cities in West Papua Province 2012-2016. The data used in this study is quantitative data obtained from several different sources, namely the GDP data at constant 2010 prices obtained from the publication of the Central Bureau of Statistics (BPS) of West Papua Province while local financial data obtained from the report of the examination of the Supreme Audit Board RI representative of West Papua Province. This study aims to determine the factors that affect financial performance on the economic growth of districts/cities throughout West Papua Province. Based on the results of panel data regression estimation, new results are obtained, namely: the ratio of financial dependence affects economic growth, the ratio of financial independence affects economic growth, the ratio of capital expenditure affects economic growth, and the Labor Force Participation Rate affects economic growth.

Kata Kunci : Analisis Rasio Keuangan, Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi

  1. S2-2018-402106-abstract.pdf  
  2. S2-2018-402106-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-402106-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-402106-title.pdf