Laporkan Masalah

Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas Dua SMA Negeri 6 Terhadap Bahaya Narkoba di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2017

NURINA ZAHRA RAHMATI, dr.Wikan Basworo,Sp.F;dr.Hendro Widagdo,Sp.F

2018 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

LATAR BELAKANG: Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu penggunaan obat golongan narkotik tanpa indikasi medis atau petunjuk dokter. Saat ini banyak sekali kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dangan rata-rata usia 11-24 tahun. Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja/pelajar dewasa ini merupakan masalah yang sangat kompleks. Untuk wilayah Yogyakarta dari 5,669 kasus kriminal, 5,86% nya merupakan kasus penyalahgunaan narkoba (Data Polda DIY 2008). Dikutip dari BNNP DIY tahun 2008, Yogyakarta menempati urutan kedua setelah Jakarta dengan korban penyalahgunaan narkoba sebesar 332 jiwa. TUJUAN: Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas 2 IPA dan IPS SMA Negeri 6 Yogyakarta tetang bahaya narkoba dan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang bahaya narkoba dengan sikap siswa dalam upaya pencegahan penyalahgunaan penggunaan narkoba. METODE: Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian adalah sebanyak 105 siswa dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengolahan data menggunakan teknik analisis Chi Square. HASIL: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Tingkat pengetahuan siswa kelas 2 SMAN 6 Yogyakarta sebelum dilakukan edukasi tentang bahaya narkoba, mayoritas mempunyai tingkat pengetahuan kurang. (2) Sikap siswa (anti-narkoba) mayoritas terproteksi atas penyalahgunaan penggunaan narkoba. KESIMPULAN: Pemberian Edukasi tentang bahaya narkoba yang diberikan oleh peneliti sebelum pengisian kuesioner posttest meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 6 Yogyakarta. Kata Kunci: Pengetahuan,Penyalahgunaan, Narkoba, Pelajar, Data, Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta, Upaya Pencegahaan, Edukasi

BACKGROUND: Drug abuse is defined as consuming of illegal drugs. There are a lot of drug abuse cases occur among students ages 11-24 years old. Drug abuse is one of the major concern of students. For the region of Yogyakarta of 5.669 criminal cases, 5.86% were cases of drug abuse (DIY 2008 Police Data). Based on data, 5,86% of 5.669 criminal cases at Yogyakarta were drug abuse cases. Based on BNNP DIY 2008, Yogyakarta takes second position under Jakarta about drug abuse cases which approximately 332 people misuser. OBJECTIVE: First, this research aims to find out 2nd grade students in IPS and IPA major at SMA Negeri 6 Yogyakarta towards drug abuse. The second one, this study aims to know the relathionship between knowledge level and the attitude of student towards the preventive of drug METHOD: This study was pre-experiment method with one group pretestposttest. The samples were 105 students which randomly selected by cluster random sampling. Chi-square analysis used to support the output of pre-experiment method. RESULT: Based on research finding and analysis, the researchers found that: First, most of the 2nd grade student at SMA Negeri 6 Yogyakarta has less knowledge about the dangers of drug abuse. The Second, most of the attitude of students were protected from drug abuse user. CONCLUSION: Education give to the students before posttest questionnaire effectively raised the awareness of SMA Negeri 6 Yogyakarta students about drug abuse. Keywords: Knowledge, Drug Abuse, Drugs, Student, Data, Indonesian, Special Region of Yogyakarta, Prevention Efforts, Education

Kata Kunci : Pengetahuan,Penyalahgunaan, Narkoba, Pelajar, Data, Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta, Upaya Pencegahaan, Edukasi

  1. S1-2017-363077-bibliography.pdf  
  2. S1-2017-363077-tableofcontent.pdf  
  3. S1-2017-363077-title.pdf