Laporkan Masalah

RESPON LINGKUNGAN MASYARAKAT SEKITAR TENTANG KEKERASAN PADA ANAK (Studi Di Desa Karangrejek Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul)

SITI HAZAR SITORUS, Dr. Tri Winarni Soenarto Putri, S.U

2018 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Tingginya angka kekerasan pada anak saat ini sudah sangat menyakitkan. Anak yang seharusnya dilindungi dan dikasihi malah menjadi objek kekerasan yang dilakukan oleh orang terdekat yang berada dilingkungan sekitar mereka. Tingginya angka kekerasan tentunya disebabkan adanya pengungkapan masalah tersebut kemuka umum dengan adanya pelaporan. Menurut data Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Masyarakat DIY Tahun 2016, Gunungkidul termasuk wilayah tertinggi di daerah Yogyakarta untuk kasus kekerasan pada anak. Tingginya angka kasus kekerasan tentunya berbanding lurus dengan tingginya angka pelaporan masyarakat yang dapat diukur juga dengan tingginya respon masyarakat Gunungkidul terhadap isu kasus kekerasan pada anak. Namun, ada beberapa desa di daerah tersebut yang tidak memiliki catatan data yang tersimpan pada pemerintah desa tentang kasus kekerasan pada anak, tapi pada kenyataan dilapangan menariknya kasus kekerasan itu sangat banyak dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, metode ini bertujuan untuk menggali lebih dalam dan terperinci tentang suatu fenomena yang terjadi dilingkungan masyarakat dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan juga focus group discussion (FGD), serta didukung oleh beberapa data sekunder seperti jurnal, buku dan penelitian ilmiah yang relevan dengan penelitian ini. Persepsi masyarakat dalam melihat tindak kekerasan yang terjadi pada anak di desa Karangrejek sudah baik, hal ini didukung dengan pengetahuan masyarakat seputar pengertian dan dampak yang terjadi akibat tindak kekerasan pada anak, serta kesediaan dan antusias masyarakat untuk mau ikut dalam program-program penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Meskipun pemahaman masyarakat tentang tindak kekerasan pada anak masih sebatas hal-hal yang dapat terlihat secara kasat mata, misalnya mencubit, memukul, menendang dan lain sebagainya. Namun baiknya persepsi masyarakat seputar pengetahuan tentang kekerasan pada anak nyatanya belum dapat terlihat dari respon masyarakat dalam menyikapi/merespon kekerasan pada anak yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. Respon masyarakat dalam menyikapi tindak kekerasan pada anak di Desa Karangrejek justru sebaliknya, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya respon yang diberikan oleh kebanyakan masyarakat dalam menindaklanjuti tindak kekerasan yang terjadi pada anak dan didukung dengan ketidaktahuan masyarakat tempat mereka akan mengadu kejadian tersebut. Hal ini mengakibatkan masih banyaknya bentuk kekerasan yang terjadi pada anak yang tidak ditangani dan diselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan saran bagi berbagai instansi pemerintah maupun stakeholder yang memiliki konsentrasi terhadap isu kekerasan pada anak untuk lebih peduli melihat bentuk kekerasan yang lebih kecil yang kebanyakan tidak terlihat kepermukaan dengan meningkatkan rasa aman pada masyarakat jika mereka ingin merespon dan mengadukan kejadian yang mereka lihat kepada seseorang/instansi yang juga dapat melindungi mereka sebagai seorang pelapor.

The high rate of violence in children today is very painful. Children who should be protected and loved even become the object of violence committed by the nearest people who are around them. The high number of violence is of course caused by the disclosure of the problem with the general public with the reporting. According to data from the 2016 Women and Community Empowerment Agency of DIY, Gunungkidul is among the highest in Yogyakarta for child abuse. The high number of cases of violence is of course directly proportional to the high number of community reporting that can be measured also with the high response of Gunungkidul community to the issue of cases of violence in children. However, there are some villages in the area that do not have records of data stored on the village government about cases of child abuse, but in fact the field attracted the violence is very much done. This study uses qualitative research methods, this method aims to dig deeper and more detailed about a phenomenon that occurs in the community environment in this study. The data used in this study are primary data obtained through observation, in-depth interviews, documentation and also focus group discussion (FGD), and supported by some secondary data such as journals, books and scientific research relevant to this research. The public perception of violence against children in Karangrejek village is quite good, supported by the community's knowledge of the understanding and impacts of violence on children, as well as the excitement and enthusiasm of the community to participate in extension programs conducted by the village government. Although the public understanding of violence against children is still limited to things that can be seen visually, such as pinching, punching, kicking and so forth. But a good public perception of knowledge about violence against children cannot be seen from the public's response in responding to violence against children in their environment. The response of the community in responding to violence against children in Karangrejek Village is the opposite, the results show that there is no response given by most people in following up on child abuse and is supported by ignorance of the community in which they will complain. This results in many forms of violence occurring in children who are not handled and solved. This study aims to provide advice to various government agencies as well as stakeholders who have concentrated on the issue of violence in children to pay more attention to seeing a lesser form of violence that is largely invisible to the surface by increasing the sense of security to the community. if they wish to respond and complain about events they see to persons / bodies that may also protect them as complainants.

Kata Kunci : Respon, Lingkungan, Masyarakat Sekitar, Kekerasan Pada Anak

  1. S2-2018-404192-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-2018-404192-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-2018-404192-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-2018-404192-TITLE.pdf