Laporkan Masalah

Analisis Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Berbasis Akrual

OKTARIAWAN SETYABUDI, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA.

2018 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengungkapan laporan keuangan kementerian/lembaga (LKKL) tahun 2016 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengungkapan LKKL. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan alat analisis berupa analisis deskriptif dan analisis data tekstual. Data penelitian ini berasal dari dokumen dan wawancara mendalam. Pengukuran tingkat pengungkapan wajib LKKL dilakukan dengan teknik scoring berdasarkan kriteria government compliance index (GCI) yang telah dimutakhirkan. Pemberian skor menggunakan unweighted disclosure index. Sementara itu, identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengungkapan LKKL menggunakan analisis data tekstual berdasarkan hasil wawancara dengan para pejabat/pegawai yang berkaitan dengan penyusunan LKKL. Pengujian validitas data penelitian menggunakan triangulasi sumber dan member checking. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan wajib LKKL tahun 2016 sebesar 77,88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pengungkapan laporan keuangan, yaitu proses konsolidasi laporan keuangan, peraturan penyusunan laporan keuangan, sumber daya manusia, karakteristik organisasi, pemeriksaan BPK, dan stakeholder laporan keuangan.

This study aims to measure the level of disclosure of Financial Statements of Ministries / Institutions (LKKL) in 2016 and to identify the factors that influence the level of disclosure of LKKL. The research uses a qualitative method with analytical tools such as descriptive analysis and textual data analysis. The data of this study are collected from documents and in-depth interviews. Measurement of mandatory disclosure level of LKKL is conducted using a scoring technique based on Government Compliance Index (GCI) criteria that have been updated. Scoring uses the unweighted disclosure index. Meanwhile, the identification of factors influencing the rate of disclosure of the LKKL uses textual data analysis based on the results of interviews with officers who are involved in the preparation of LKKL. Testing the validity of research data was performed using source triangulation and member checking. The measurement results indicate that the average level of mandatory disclosure of LKKL in 2016 is 77.88%. The results also show that the factors that influence the level of disclosure of financial statements, consist of the financial statements consolidation process, financial reporting preparation rules, human resources, organization characteristics, examination by Indonesian Supreme Audit Agency (BPK), and stakeholders of financial statements.

Kata Kunci : pengungkapan, laporan keuangan, GCI, proses konsolidasi, peraturan, karakteristik organisasi, pemeriksaan BPK, stakeholder laporan keuangan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.