ANALISIS "HIGHEST AND BEST USE" LAHAN MILIK PEMERINTAH KABUPATEN BINTAN (Studi pada Lahan Tanah Kosong di Jalan Permaisuri Kecamatan Bintan Utara, Kota Tanjung Uban, Provinsi Kepulauan Riau)
RAMADHANI A K S, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.
2018 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanHighest and Best Use (HBU) sesuai dengan KPUP adalah penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu properti, yang secara fisik dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi dari properti tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan tertinggi dan terbaik pada lahan tanah kosong di jalan permaisuri Kecamatan Bintan Utara, Kota Tanjung Uban. Tanah seluas 7.908 m2 yang terletak di Jalan Permaisuri, Tanjung Uban berada dikawasan yang sedang berkembang berdasarkan aspek fisik, keuangan, hukum, dan penggunaan keuntungan yang mampu memberikan nilai serta keuntungan yang optimal dikawasan tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa beberapa opsi dan alternatif pemanfaatan lahan yang digunakan yairu ruko dan pasar kaki lima. Alternatif properti yang dapat memberikan pemanfaatan tertinggi dan terbaik pada lahan tanah kosong di Kabupaten Bintan, Tanjung Uban yaitu Pasar Kaki Lima dengan menggunakan perhitungan aliran kas (discounted cash flow) selama 15 tahun dengan NPVsebesar Rp14.535.756.321, IRR sebesar 29 persen, PBP selama 11,38 Tahun dan PI sebesar 7,53. Nilai tanah sesudah pengembangan sebesar Rp2.435.756/m2.
Highest and Best Use (HBU) in accordance with the KPUP is the most probable and optimal use of a property, which is physically possible, has been adequately considered, legally permitted, financially feasible, and yields the highest value of the property. This study aims to analyze the highest and best use of vacant land in the Empress of North Bintan, Tanjung Uban. The land area of 7,908 sqm located on Jalan Permaisuri, Tanjung Uban is a growing area based on the physical, financial, legal, and profit utilization that is able to provide optimal value and advantage in that area. The results obtained show that some options and alternative land use are used yairu shop and street market. Property alternative that can provide the highest and best utilization on vacant land in Bintan Regency, Tanjung Uban which is Pasar Kaki Lima using discounted cash flow for 15 years with NPV of Rp14.535.756.321, IRR of 29 percent, PBP for 11.38 Years and a PI of 7.53. The value of land after development amounted to Rp2.435.756 / m2.
Kata Kunci : Keywords: Highest and Best Analysis , Property, Land Value after Development.