Laporkan Masalah

Hubungan Malformasi Anorektal (Klasifikasi Peña) Dengan Luaran Fungsional Menggunakan Skoring Rintala Pasca Operasi Definitif Di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

STELLA ADEVITA, dr. Gunadi Ph.D, Sp.BA; dr.Andi Dwihantoro, Sp.B, Sp.BA

2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang Malformasi anorektal (MAR) adalah satu dari kelainan bawaan yang sering ditemukan pada kasus bedah anak. Tujuan Untuk mengetahui hubungan antara malformasi anorektal (klasifikasi Peña) dengan luaran fungsional menggunakan skoring Rintala pasca operasi definitif di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta Metode Studi ini adalah desain retrospektif menggunakan rekam medis dari pasien MAR yang melakukan operasi definitif di RSUP Dr. Sarjito dari Januari 2012 hingga Juni 2016. Hasil Empat puluh lima pasien MAR dimasukkan dalam penelitian ini, dimana terdapat 25 laki-laki dan 20 perempuan. Sebagian besar pasien (77,8%) adalah bayi dengan berat badan lahir normal. Terdapat 66,7% pasien dengan lesi letak tinggi dan 33,3% pasien dengan lesi letak rendah. Diantara pasien-pasien MAR, terdapat 22,2% MAR dengan fistel perineal, 26,7% dengan fistel vestibular, 11,1% dengan fistel rektrourethra, 4,4% dengan fistel rektovesikal, dan 35,6% tanpa fistel. Kemampuan menahan BAB dan merasakan keinginan untuk BAB dicapai pada 49% pasien, frekuensi BAB baik pada 66,7% pasien sedangkan soiling dan konstipasi tercatat sebesar 11,1% dan 22,2%, secara berurutan. Pasien dengan MAR letak tinggi menunjukkan penurunan 5 kali pada kemampuan untuk menahan BAB dan merasakan keinginan BAB dibandingkan dengan pasien MAR dengan letak lesi rendah (p=0,010) dan juga skoring Rintala secara keseluruhan (p=0,014), tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin atau berat badan lahir (p>0,05). Selain itu, jenis kelamin, berat badan lahir dan tipe MAR tidak mempengaruhi frekuensi BAB, konstipasi dan soiling (p>0,05). Kesimpulan MAR dengan letak tinggi mempengaruhi kemampuan pasien untuk menahan BAB dan merasakan keinginan BAB setelah operasi definitif namun tidak mempengaruhi frekuensi BAB, konstipasi dan soiling.

Background Anorectal malformation (ARM) is one of the most common congenital anomaly found in pediatric surgery. Objective We aimed to analyzed the functional outcomes (Peña classification) in ARM patients after a definitive surgery using Rintala scoring. Methods This study was a retrospective design using medical records of ARM patients underwent a definitive surgery at Dr. Sardjito Hospital from January 2012 to June 2016. Results Forty-five ARM patients were ascertained in this study, of whom 25 males and 20 females. Most patients (77.8%) were normal birth weight. There are 66.7% patients with high lesion and 33.3% patients with low lesion. Among ARM patients, they were showing 22.2% perineal fistula, 26.7% vestibular fistula, 11.1% rectourethral fistula, 4.4% rectovesical fistula, and 35.6%. without fistula. The ability to hold back defecation and feels the urge to defecate was achieved in 49% patients, frequency of defecation was good in 66.7% patients while the soiling and constipation rates were 11.1% and 22.2%, respectively. The patients with high lesion of ARM showed 8-fold decreased in the ability to hold back defecation and feels the urge to defecate compared with those low lesion (p=0.010) and also overall Rintala's scoring (p=0,014), but not affected by gender or birth weight (p>0.05). Furthermore, the gender, birthweight and type of ARM didn't influence the frequency of defecation, constipation and soiling (p>0.05). Conclusions High lesion of ARM affects the patient's ability to hold back defecation and feels the urge to defecate also Rintala's scoring after definitive surgery, but not the frequency of defecation, constipation and soiling.

Kata Kunci : kemampuan menahan buang air besar, malformasi anorektal, merasakan keinginan buang air besar, letak tinggi, soiling, konstipasi, frekuensi buang air besar, skoring Rintala

  1. S1-2017-369065-abstract.pdf  
  2. S1-2017-369065-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-369065-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-369065-title.pdf