Laporkan Masalah

Pemanfaatan Modal Sosial Untuk Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Kampung Siaga Bencana Merapai (Studi KSB Desa Umbulharjo Kec. Cangkringan Kab. Sleamn D I Yogakarta)

MAYA MEILAN FALAH, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos, M.Si.

2018 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Penelitian dengan judul Pemanfaatan Modal Sosial Untuk Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Program KSB Merapi. dengan ini peneliti ingin mengetahui tentang modal sosial yang ada pada masyarakat Desa Umbulharjo Kec. Cangkringan Kab. Sleman D I Yogyakarta, faktor apa yang mendukung dan menghambat partisipasi masyarakat. Konsep modal sosial yang dipakai sebagai acuan adalah milik beberapa tokoh seperti Pierre Bordieu, James Coleman, Francis Fukuyama dan Robert Putna. Sedangkan Konsep Manajemen Bencana sebagai acuan adalah Nurjanah dkk dan Purwanto, Erwan Agus. Penelitian ini juga ingin melihat tingkat partisipasi masyarakat terhadap program KSB di Desa umbulharjo Kec. Cangkringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan yang dipakai adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, pengamatan dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari dua sumber yakni data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Interaktif dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan, ada beberapa modal sosial yang cukup kuat ditemukan pada masyarakat di Desa Umbulharjo Kec. Cangkringan Seperti, kepercayaa, jaringan Sosial, pranata Sosial, hubungan timbal balik, dan gotong royong. Partisipasi sudah cukup baik, hanya saja pada awal pembentukan KSB masyarakat belum dilibatkan, hanya diarahkan ikut terlibat dan partisipasi dalam program. Faktor pendukung partisipasi masyarakat adalah kepedulian yang tinggi. Faktor penghambat, yaitu salah satunya aspek ekonomi. Konsep KSB lebih menekankan pada branding program dan bukan sebuah konsep kampung sebagai wilayah. Pada KSB terdapat berbagai intervensi dari pemerintah.

Research with the title the utilization of social capital To Increase community participation In Program KSB Merapi. with these researchers want to find out about the social capital that exists in Cangkringan Subdistrict Village societies operating for Sleman Regency of Yogyakarta Province, what factors hinder community participation and support. The concept of social capital that is used as a reference belongs to some figures such as Pierre Bordieu, James Coleman, Francis Fukuyama and Robert Putna. While the concept of disaster management as a reference is Nurjanah dkk and Purwanto, Erwan Agus. This research would also like to see the level of community participation to KSB in Cangkringan Subdistrict Village operating. This research uses qualitative descriptive method. The technique of determination of informants used is the purposive sampling. Data collection is done with the interview, observation and documentation. The source of the data in this study were obtained from two sources i.e. primary data and secondary data. While the data analysis technique used is the Interactive Analysis of Milles and Huberman. The results of this study indicate, there are some pretty strong social capital found in society in the village of Cangkringan Subdistrict Operating like, kepercayaa, social networking, Social institution, reciprocal relationships, and mutual. Participation is already good enough, just at the beginning of the formation of KSB community has not involved, only geared towards getting involved and participation in the program. Factors supporting public participation is a high concern. Factor inhibitor, that is one aspect of the economy. The concept of KSB more emphasis on branding program and not a village area. There are various KSB on intervention from the Government.

Kata Kunci : Modal Sosial,Tingkat Partisipasi Masyarakat,KSB Merapi

  1. S2-2018-388917-bibliography.pdf  
  2. S2-2018-388917-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2018-388917-title.pdf