Laporkan Masalah

ANALISA DAN IMPLEMENTASI FAILURE MODE & EFFECTS ANALYSIS (FMEA) UNTUK MENGURANGI DOWNTIME ALAT PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JALAN TOL CIKOPO-PALIMANAN (CIPALI) SECTION I

VERY AFRIZAL, Henry Yuliando, MM., M.Agr., Ph.D.

2018 | Tesis | S2 Manajemen

Dalam kegiatan pemeliharaan jalan tol, ketersediaan peralatan mekanik menjadi sangat penting. Pada penelitian ini masalah akan dititikberatkan pada kasus kegiatan pemeliharaan rumput dimana untuk mendukung proses aktivitas pemotongan rumput, PT. BIPR telah mengoperasikan 40 unit mesin pemotong rumput untuk mempertahankan pertumbuhan rumput yang selalu sesuai dengan Agregat Tingkat Pelayanan (SLA), kurang dari 10 cm berturut-turut dalam program kerja di semua lokasi yang ada pada lingkungan atau area section 1 jalan tol CIPALI ( Cikampek-Palimanan ). Mesin pemotong rumput terdiri dari banyak komponen dan masing-masing komponen mempunyai potensi dalam mengalami risiko kegagalan yang dapat mengakibatkan downtime pada unit. Masalah yang banyak terjadi adalah kegagalan komponen dari jenis mesin yang mengurangi produktivitas unit dan memaksa unit menghentikan operasi yang akan dihitung sebagai downtime. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegagalan komponen dan menganalisa penyebab kegagalan serta dampaknya dengan menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA). FMEA adalah salah satu alat untuk mengurangi kemungkinan kegagalan kritis dengan menggunakan analisis potensi kegagalan dan pengembangan tindakan perbaikan. Setelah daftar risiko kritis diperoleh maka proses evaluasi dilakukan dengan menggunakan matriks risiko dan peta risiko untuk menentukan prioritas manajemen risiko. Pada akhir penelitian ini, rencana mitigasi risiko akan dikembangkan sehingga bisa dijadikan acuan oleh perusahaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 3 risiko kritis pada mesin pemotong rumput. Risiko kritis ini sebagian besar memiliki kemungkinan tinggi dan tingkat keparahan yang tinggi. Rencana mitigasi risiko adalah mencegah risiko pada sumbernya. Penanganan risiko terutama difokuskan pada risiko-risiko yang termasuk kedalam risiko kritis yaitu salah satunya dengan cara peningkatan kualitas pekerjaan pada proses maintenance secara regular dan penggantian komponen sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya risiko kegagalan komponen pada saat unit beroperasi.

In toll road maintenance activities, the availability of mechanical equipment becomes very important. In this study the problem will be focused on the case of grass maintenance activities where to support the process of grass-cutting activities, PT Bumi Inti Persada Raya (BIPR) has operated 40 units of lawn mowers to maintain grass growth consistent with Aggregate Level of Service (SLA), less than 10 cm in a row in the work program at all locations on the environment or area section 1 of CIPALI toll road (Cikampek - Palimanan). The lawn mower consists of many components and each component has the potential to experience the risk of failure that can result in downtime on the unit. The most common problem is the failure of components of that type of machine that reduces the productivity of the unit and forces the unit to stop operations that will be counted as downtime. This study aims to identify component failures and analyze the causes of failures and their impacts using the Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) method. FMEA is one tool to reduce the likelihood of critical failure by using the potential failure analysis and the development of corrective actions. Once a critical risk list is obtained, the evaluation process is conducted using the risk matrix and risk map to determine the priority of risk management. At the end of this study, the risk mitigation plan will be developed so that it can be used as a reference by the company. The results of this study conclude that there are 3 critical risks on lawn mowers.These critical risks are mostly highly likely and high severity. A risk mitigation plan is to prevent risks at the source. Risk handling is mainly focused on the risks that are included in the critical risk, one of which is by improving the quality of work in regular maintenance process and component replacement so as to reduce the potential risk of component failure when the unit is operating.

Kata Kunci : Key words: Failure Modes and Effects Analysis (FMEA), risk matrix, risk map, risk, failures, downtime


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.