Laporkan Masalah

PEMODELAN 3D STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN GUNUNG BERJO DAN GUNUNG BUTAK, KECAMATAN GODEAN, KAB. SLEMAN BERDASARKAN METODE GRAVITASI

SUJONO, Dr. Wahyudi, MS.

2018 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Pada penelitian ini akan dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan, pola intrusi mikrodiorit pada Gunung Berjo dan Gunung Butak menggunakan pengukuran metode gravitasi sebagai bahan evaluasi dan masukan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan mikrodiorit dan tanah untuk keperluan industri di masa mendatang. Pengukuran metode gravitasi dilaksanakan akan dilakukan pada bulan Juli 2016 sebanyak 127 titik. Pengolahan data hasil pengukuran metode gravitasi diawali dengan perhitungan koreksi-koreksi berupa koreksi pasang surut, koreksi tinggi alat, koreksi drift, koreksi gravitasi normal, koreksi udara bebas, koreksi topografi dan koreksi medan sehingga didapatkan data anomali Bouguer lengkap (ABL). Selanjutnya akan dilakukan pemisahan anomali lokal dan regional meliputi proyeksi data ke bidang datar dan pemodelan menggunakan metode inversi SVD (Singular Value Decompotition) dan occam pada software Grablox 1.6b. Model awal yang akan digunakan pada proses inversi dibuat menggunakan software Bloxer 1.5a dan model awal dibuat berdasarkan data penelitian sebelumnya di Gunung Berjo dan Gunung Butak. Hasil penelitian yang diharapkan adalah memperbaiki penelitian sebelumnya berupa model 3D struktur bawah permukaan dan pola intrusi mikrodiorit pada Gunung Berjo dan Gunung Butak yang lebih detail menggunakan pengukuran metode gravitasi. Struktur tubuh gunung Berjo dan Butak satu kesatuan pada kedalaman 2,5 km, sedangkan batuan penyussun pada tubuh gunung Berjo dan Butak memiliki densitas sekitar 3,25 g/cm3 yang dimungkinkan adanya unsur mineral akibat dari proses hidrotermal. Anomali densitas rendah sekitar 2,43 g/cm3 dimungkinkan batuan yang teralterasi akibat proses hidrotermal.

This research will be conducted on modeling subsurface structure, the pattern of intrusion mikrodiorit on Mount Berjo and mount Butak measurement methods using gravity as material evaluation and input regarding the management and utilization of mikrodiorit and land for industrial use in the future. Measurement of the gravitational methods are implemented will be done in July 2016 with 127 points. The data processing results measuring the gravitational method starts with the calculation of the corrections in the form of tidal corrections, the correction of drift correction tool, high, normal gravity correction correction, free air, correction of topography and terrain corrections so complete Bouguer anomaly data obtained (ABL). Next will be made the separation of local and regional anomalies include a projection of the data to a flat-field modeling and inversion method using SVD (Singular Value Decompotition) and occam on software Grablox 1.6 b. The initial model will be used in the process of inversion is created using the software Bloxer 1.5 a and early models were made based on previous research data on Mount Berjo and mount Butak. The expected results of the study was previously a research repair 3D models of subsurface structure and pattern of intrusion mikrodiorit on Mount Berjo and mount Butak detail using the measurement method of gravity. The body structure is a massive Berjo mountain and one at a depth of 2.5 km, while the penyussun rocks on the body of the mountain Berjo and the Island has a density of about 3.25 g/cm3 which made possible the existence of the mineral element result of hydrothermal processes. Low density anomaly of about 2.43 g/cm3 possible rock teralterasi due to hydrothermal processes.

Kata Kunci : Gunung Berjo dan Butak, metode gravitasi , Grablox, alterasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.