Laporkan Masalah

ANALISIS JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG PENGARUH MERGER ATAU AKUISISI TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN KINERJA PASAR PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA

YOGA MUKTIADHI W, Suad Husnan, Dr., M.B.A.

2018 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh merger atau akuisisi terhadap kinerja keuangan dan kinerja pasar dalam jangka pendek dan jangka panjang pada perusahaan publik di Indonesia. Studi ini membandingkan kinerja keuangan perusahaan pengambil alih sesudah melakukan merger atau akuisisi serta melihat reaksi pasar sebagai pengukur kinerja pasar akibat peristiwa merger atau akuisisi. Peningkatan kinerja keuangan pasca merger atau akuisisi diukur dengan menggunakan economic value added (EVA) dan return on equity (ROE). Peningkatan kinerja pasar akibat merger atau akuisisi diukur dengan menggunakan return abnormal. Kinerja keuangan jangka pendek diukur dengan membandingkan nilai EVA dan ROE satu tahun sebelum dan pada tahun dilakukan merger atau akuisisi. Kinerja keuangan jangka panjang diukur dengan membandingkan nilai EVA dan ROE dalam satu tahun sebelum dan tiga tahun berturut-turut setelah merger atau akuisisi. Reaksi pasar jangka pendek diukur dengan return abnormal pada sepuluh hari sebelum dan setelah merger atau akuisisi. Reaksi pasar jangka panjang diukur dengan cumulative abnormal return (CAR) pada satu tahun, dua tahun, dan tiga tahun setelah merger atau akuisisi. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji t. Dengan menggunakan sampel perusahaan yang melakukan merger atau akuisisi eksternal antara tahun 2010 hingga 2013, hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan jangka pendek perusahaan tidak lebih baik setelah merger atau akuisisi. Pada kinerja keuangan jangka panjang, hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan tidak berkinerja lebih baik setelah merger atau akuisisi. Hasil yang berbeda terdapat pada kinerja pasar jangka pendek. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat reaksi pasar yang positif pada sekitar hari dilakukan merger atau akuisisi. Pada kinerja pasar jangka panjang, hasil analisis menunjukkan bahwa pasar tidak bereaksi positif setelah merger atau akuisisi yang ditunjukkan dengan nilai CAR yang lebih rendah.

This research is aimed at testing the influence of mergers or acquisitions on financial and market performance in the short and long terms of public companies in Indonesia. This study compares the financial performance of acquiring companies after mergers or acquisitions and measures market reaction as proxy of market performance due to mergers or acquisitions. The increase of post mergers or acquisitions financial performance is measured using economic value added (EVA) and return on equity (ROE). The increase of market performance due to mergers or acquisitions is measured by using abnormal returns. Short-term financial performance is measured by comparing the value of EVA and ROE within the previous one year and within the year of merger or acquisition. The long-term financial performance is measured by comparing the value of EVA and ROE within the previous one year and the consecutive three years after mergers or acquisitions. The short-term market reaction was measured by abnormal returns within ten days before and after the date of mergers or acquisitions. The long-term market reaction is measured by cumulative abnormal returns (CAR) within one year, two years, and three years after mergers or acquisitions. The t test was used as a tool of analysis in this research. Taking a sample of firms conducting external mergers or acquisitions between 2010 and 2013, the result of test showed that the companies' short-term financial performance was not better after doing mergers or acquisitions. On long-term financial performance, the result showed that the firms did not perform better after mergers or acquisitions. The different result was found on short-term market performance. The research showed that there were positive market reactions around the day of mergers or acquisitions. On the long-term market performance, the result showed that the market did not positively reacted after mergers or acquisitions as indicated by lower CAR values.

Kata Kunci : merger, akuisisi, kinerja keuangan, kinerja pasar, EVA, ROE, abnormal return, cumulative abnormal return


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.