Laporkan Masalah

REINTERPRETASI HUMANITARIANISME SELATAN-SELATAN OLEH ORGANISASI KERJASAMA ISLAM (OKI)

NUR DINA CAMELIA, Dr. Maharani Hapsari

2018 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini bertujuan untuk menganalisa motivasi dan upaya reinterpretasi humanitarianisme Selatan-Selatan oleh Organisasi Kerjasama Islami (OKI). Dalam menghadapi diskursus humaniter dari kubu Utara yang selama ini mendominasi sistem humaniter global, OKI muncul sebagai aktor humaniter yang berupaya untuk bersikap responsif atas krisis kemanusiaan yang terjadi di negara-negara anggotanya dan berupaya untuk menentang konsepsi humanitarianisme dari kubu Utara. Guna melihat motivasi dan upaya OKI penulis menggunakan kerangka pemikiran konstruktivisme, dengan menekankan kepada dua konsep utamanya terkait intersubjektifitas gagasan identitas dan logika kelayakan. Hal ini dipilih untuk membantu menjelaskan landasan nilai dan ide yang digunakan OKI dalam mereinterpretasikan humanitarianisme Selatan-Selatan. Selain itu, pemahaman tentang reinterpretasi akan prinsip dan terminologi kemanusiaan juga digunakan untuk melihat lebih jauh mengenai bagaimana reinterpretasi terhadap konsep humaniter dilakukan oleh OKI. Sehingga kemudian diketahui bahwa intersubjektifitas terkait identitas sebagai sesama Muslim dan adanya collective meanings antara negara anggota OKI untuk bertanggung jawab menangani krisis kemanusiaan muslim global, membuat OKI menggagas tentang Humanitarianisme Islami. Hal ini kemudian mempengaruhi interpretasi dan implementasi kemanusiaan OKI yang berbeda dengan diskursus humaniter dominan kubu Utara yang mendominasi humanitarianisme Selatan-Selatan selama ini.

This thesis aims to analyze the motivation and reinterpretation of South-South humanitarianism by Organisation of Islamic Cooperation (OIC). In facing the domination of humanitarian discourse from the North in global humanitarian system all this time, the OIC has appeared as a significant humanitarian actor in responding humanitarian crisis that occurred in its member states. Furthermore this effort intends to challenge the conception of humanitarianism from the North. In order to discover the motivations and efforts by OIC, the author used constructivism which emphasizing the two main concepts; the inter-subjectivity of notion of identity and logic of appropriateness. These concepts were chosen in order to explain the foundation of values and ideas used by OIC in reinterpreting South-South humanitarianism. Moreover, a deep understanding toward the reinterpretation of humanitarian principles and terminologies is used in this research in according to understand widely about the reinterpretation by OIC. In sum, the inter-subjectivity of identity as Moslems and collective meaning between OIC member countries about the responsibility to address global humanitarian crisis among Moslem globally affected OIC to initiate Islamic Humanitarianism. Afterward, the interpretation and implementation of humanitarianism by OIC differed from the dominant discourse of humanitarianism by the global North that dominates the South-South Humanitarianism to date.

Kata Kunci : Reinterpretasi, Humanitarianisme Selatan-Selatan, Organisasi Kerjasama Islam (OIC), Konstruktivisme.

  1. S2-2018-404074-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404074-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404074-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404074-title.pdf