Laporkan Masalah

KAJIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN SUNGAI PANGGANG AKIBAT LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI DESA SOMOPURO KECAMATAN JOGONALAN KABUPATEN KLATEN

WIZDA DHARMAWAN KP, Dr. Langgeng W. Santosa, M.Si.; Prof. Dr. Su Rito Hardoyo, M.A.

2018 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini dilakukan pada lokasi sentra industri tahu di Desa Somopuro Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten. Limbah cair tahu dibuang melalui saluran pembuangan yang bermuara pada Sungai Panggang tanpa melalui pengelolaan terlebih dahulu yang berpotensi terhadap terjadinya pencemaran sungai. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi aktivitas industri tahu dan sistem pembuangan limbah cair tahu, menganalisis karakteristik air dan tingkat pencemaran lingkungan perairan Sungai Panggang dan pengaruhnya terhadap airtanah, serta merumuskan strategi pengelolaan lingkungan untuk pengendalian lingkungan akibat limbah industri tahu di Desa Somopuro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, yaitu metode yang menekankan observasi dan pengukuran terhadap berbagai obyek kajian atau variabel penelitian. Analisis kajian pada penelitian ini ditinjau dari komponen abiotik yaitu tentang kualitas air sungai dan airtanah dengan parameter: Suhu, pH, DHL, BOD, COD, TSS, Amonia, Zat Organik, Nitrit, Nitrat, komponen biotik yaitu dengan parameter Bakteri Koliform dan pengamatan biota air dan vegetasi di Sungai Panggang, serta komponen kultural yaitu pengaruh aktivitas sosial masyarakat di sekitar industri tahu. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu hasil uji laboratorium dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/SK/IV/2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi pencemaran di Sungai Panggang akibat pembuangan limbah cair tahu. Ditunjukkan dengan pengambilan sampel dengan jarak 300 m setelah bercampur dengan limbah cair tahu. Pada titik sampel 2, 3, dan 4 pada Sungai Panggang menunjukkan tingkat pencemaran sedang, sedangkan pada titik 5 menunjukkan tingkat pencemaran ringan. Indeks pencemaran pada airtanah semua sampel menunjukkan tercemar berat. Secara keseluruhan aktivitas dan perilaku para pengrajin tahu dalam proses pembuatan tahu masih belum dikelola dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan dan wawancara dari proses produksi tahu, kebiasaan dan cara pembuangan limbah cair tahu yang langsung dibuang ke lingkungan perairan. Masih kurangnya kesadaran dan perilaku peduli terhadap kerusakan atau pencemaran lingkungan.

This research was conducted at the location of tofu industry in Somopuro Village, Jogonalan Sub-district, Klaten Regency. The liquid waste of tofu industry was discharged through the sewer leading to Panggang River without going through waste management beforehand, causing river pollution. The objectives of the research are (1) to identify the process and activities of the tofu industry and the liquid waste disposal system, (2) to analyze the level of damage (pollution) of Panggang River's water environment and its effect on groundwater, and (3) to formulate environmental management strategies for environmental control due to the tofu's industrial waste. The method used in this study is a survey method that emphasizes the observation and measurement of various research objects or research variables. The analysis of this research is reviewed from the abiotic, biotic, and cultural components. Data analysis used is a descriptive analysis which is laboratory test results compared to the Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 and Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/SK/IV/2010. The results showed that the activities and behavior of the tofu's businessmen in the process of making the tofu is still not managed properly; this can be seen from the production process, the habits and the way to dispose of the liquid waste, which is done by directly discharging it into the waters of Panggang River. The results of laboratory tests show that the water quality in Somopuro Village for TSS, BOD, and COD has exceeded the quality standard. The biotic aspect for Total Coliform has exceeded the quality standard. On the river border, bamboo plants vegetation can be found and no fish biota is found in Panggang River. The cultural aspects and awareness of tofu's producers and society in managing liquid waste are still low. The environmental management strategy used is to improve the clean river program to maintain the quality of environmental health, to spread the fish in the river waters as bioindicators, and to increase awareness of the entrepreneurs in managing the environment.

Kata Kunci : Pencemaran lingkungan, industri tahu, kualitas airtanah dan air Sungai Panggang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.