Laporkan Masalah

KERENTANAN WILAYAH TERHADAP GELOMBANG EKSTREM DI PESISIR KABUPATEN MUNA BARAT PROVINSI SULAWESI TENGGARA

ASIS NURUL SYAWAL, Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Si ; Dr. Lurfi Muta'ali, S.Si.,MT

2018 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANA

Wilayah pesisir Kabupaten Muna Barat merupakan wilayah yang mengalami dampak besar dari kejadian gelombang ekstrem yang terjadi pada setiap musim timur yaitu bulan Mei sampai dengan bulan Agustus. Tujuan dari penelitian ini adalah 1.) Mengkaji ancaman bencana gelombang ekstrem di pesisir Kabupaten Muna Barat, 2.) Mengkaji sebaran tingkat kerentanan wilayah dan 3.) mengkaji sebaran kerentanan total wilayah berdasarkan hubungan antara kerentanan fisik, kerentanan sosial dan kerentanan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Objek penelitian adalah desa-desa di pesisir kabupaten Muna Barat. Jumlah desa dalam penelitian ini sebanyak dua puluh satu desa, data seluruh desa menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data PODES, Kabupaten Muna Barat dalam angka tahun 2016, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muna Barat dan data yang bersumber dari BPPEDA Kabupaten Muna Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Perairan dan pesisir Kabupaten Muna Barat berpotensi tinggi terjadi bencana gelombang ekstrem. 2.) Kerentanan wilayah di pesisir Kabupaten Muna Barat terhadap gelombang ekstrem menunjukkan kerentanan dengan kriteria sangat rendah hingga sangat tinggi. 3.) Tingkat kerentanan berbagai desa di pesisir Kabupaten Muna Barat memiliki kriteria kerentanan sangat tinggi hingga kerentanan sangat rendah, maka strategi alternatif pengurangan kerentanannya disesuaikan dengan tinggkat kerentanan masing-masing desa.

The coastal area of West Muna Regency is an area that has a major impact from extreme wave that occur every eastern season from May to August. The aims of this study are 1) to examine the threat of extreme wave disaster in the coastal area of West Muna Regency, 2.) to examine the spread of vulnerability area degree and, 3.) to examine the spread of total area vulnerability based on the relationship between physical vulnerability, social vulnerability and economic vulnerability. The method that used in this research is quantitative method. The research object is the coastal villages of West Muna regency. The number of villages in this study are twenty-one villages, the data of all villages using secondary data obtained from PODES data, West Muna Regency in 2016, the Office of Maritime and Fisheries at West Muna Regency and data from BPPEDA of West Muna Regency. The results of the research showed that 1.) The waters and coastal area of West Muna Regency potentially getting disasters from extreme wave. 2.) The vulnerability of coastal area in West Muna Regency toward the extreme waves shows vulnerability with extremely low to extremely high criteria. 3.) The vulnerability of various villages in coastal area of West Muna Regency has extremely high vulnerability criteria until extremely low vulnerability, so the alternative strategies of vulnerability reduction are adjusted with the vulnerability of each village.

Kata Kunci : gelombang ekstrem, kerentanan, wilayah, pesisir, Kabupaten Muna Barat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.