KEBERHASILAN BANGLADESH DALAM MENGUNDANG PENANAMAN MODAL ASING (PMA) 1980 - 2000
LUCITANIA RIZKY, Dr. Nanang Pamuji Mugasejati
2018 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenanaman Modal Asing (PMA) memiliki peran penting bagi Bangladesh dalam peningkatan GDP, kuota ekspor, dan investasi domestik yang diikuti oleh pertumbuhan ekonomi. Industri garmen menempati sektor industri paling berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi di Bangladesh, sejak tahun 1980an. Meskipun Bangladesh merupakan negara berkembang, pemerintah berhasil membuktikan pertumbuhan ekonomi yang stabil melalui jalan investasi swasta dengan perumusan kebijakan industri yang tepat. Meminjam desain Kebijakan Industri Abad ke-21 sebagai model analisis akan menunjukan keberhasilan Bangladesh dalam menarik investor asing. Penelitian ini akan menunjukan bahwa kolaborasi antara pemerintah, asosiasi industri, dan invetsor asing menjadi peran penting bagi pembangunan ekonomi Bangladesh.
FDI in garment sector plays a dominant role in the economy of Bangladesh through accelerating the number of export, domestic invetment, Gross Domestic Product (GDP), and followed by economic development. The garment industry in Bangladesh has been expanded almost uninterruptedly since the late 1980s. Even though Bangladesh is a developing country, the governemnt proved that they can sustain Bangladesh economic growth through private investment by formulating the right industrial policy. Using Industrial Policy for the Twenty-First Century as model for analysing, it will be proved the succes of Bangladesh on attracting foreign direct investment. In the end, this study will mention the roles of government, industrial associations and foreign invetsor as key role for Bangladesh economic development.
Kata Kunci : Industri garmen, Penanaman Modal Asing di Bangladesh, Desain Prinsip Kebijakan Industri, Pembangunan Ekonomi, Pemerintah Bangldesh/ Garment industry, Foreign Direct Ivestments in Bangladesh, Design Principal Industrial Policy, Economic Development, Govern