Perancangan Arsitektur Secure System Layanan Pemanfaatan Data Kependudukan ditingkat Kabupaten dengan Pendekatan Business Process Management (BPM) (Studi Kasus: Kabupaten Wonosobo)
RUBIYANTO, Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., Widyawan, S.T., M.Sc., Ph.D.
2018 | Tesis | S2 Teknik ElektroPemanfaatan data kependudukan mutakhir dapat memenuhi kebutuhan data berbagai sistem pelayanan publik ditingkat kabupaten agar lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat. Pemanfaatan data kependudukan mutakhir juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempercepat proses pemutakhiran data bagi instansi penyedianya melalui informasi umpan balik yang didapatkan. Berbagai penelitian telah menggunakan pemanfaatan data kependudukan sebagai objek penelitian, namun hasilnya kurang sesuai dengan prinsip keamanan yang dibutuhkan serta kurang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perancangan arsitektur sistem layanan pemanfaatan data kependudukan yang aman di tingkat kabupaten, berorientasi layanan dengan pendekatan manajemen proses bisnis(BPM) serta konsep keamanan yang disesuaikan dengan regulasi pemanfaatan data kependudukan saat ini diajukan sebagai salah satu solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Rancangan arsitektur sistem layanan yang aman dalam pemanfaatan data kependudukan di tingkat kabupaten terdiri atas arsitektur pada lapisan data, arsitektur pada lapisan logika atau proses bisnis serta arsitektur lapisan presentasi. Konsep keamanan dalam arsitektur pada lapisan presentasi terdiri atas: model komponen yang aman, model transmisi yang aman serta model akses yang aman. Model akses yang aman terdiri atas auntentikasi, otorisasi dan akuntasi. Rancangan arsitektur sistem diimplementasikan pada replikasi data mutakhir, penggunaan server replikasi untuk pelayanan pemanfaatan data, optimalisasi jaringan dan penyediaan layanan berdasarkan kebutuhan serta kontrol akses berdasarkan identitas pengaksesnya. Hasil pengujian fungsi dengan simulasi implementasi dan pengujian kredibilitas dengan wawancara menemukan fakta bahwa komponen, proses bisnis dan fitur keamanan sistem sudah berfungsi serta dapat diterima oleh calon pengguna dan calon penyedia layanan. Fitur keamanan pada komponen, transmisi, maupun aksesnya mampu menyediakan layanan yang aman dan sesuai dengan prinsip keamanan.
Utilization of up-to-date demographic data can meet the data needs of various public service systems at the district level to be more effective and efficient in serving the community. Utilization of up-to-date demographic data can also be used as a means to speed up the process of updating the data for the provider agency through the feedback informations provided. Various studies have used the use of population data as the object of research, but the results are less in accordance with the required security principles and less in accordance with applicable regulations. Design of secure service system architecture utilization of demographic data at district level, service-oriented with business process management (BPM) approach and security concept adapted to current demographic data utilization regulation is proposed as one solution to answer the problem. Architecture design of secure demographic data utilization service system at the district level comprises of the data layer architecture, the logic layer architecture or the business process and the presentation layer architecture. The concept of security in architecture in the presentation layer consists of: secure component model, secure transmission model and secure access model. A secure access model consists of auntentication, authorization and accounting. The design of the system architecture is implemented in the latest data replication, replication server used for data utilization services, network optimization and service provision based on the need and access control based on the identity of the accessor. The result of function testing with simulation of implementation and testing of credibility by interviews finds the fact that components, business processes and system security features are functional and acceptable to potential users and potential service providers. The security features of its components, transmission, and access are able to provide secure services and compliance with security principles.
Kata Kunci : Pemanfaatan data kependudukan, arsitektur, keamanan, sistem layanan.