Validasi AMANGGI (Anak Mandiri Menggosok Gigi) untuk Anak Tuna Grahita
YARA ANDITA ANASTASY, Dr. Budi Andayani, M.A., Psikolog
2018 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiTuna grahita ialah sebutan bagi individu yang mengalami ketidakmampuan atau keterbatasan baik dalam hal fungsi intelektual maupun perilaku adaptif. Keterbatasan yang dimiliki membuat aktivitas atau kemampuan bina diri anak tuna grahita pada kehidupan sehari-hari mengalami hambatan sehingga memerlukan perhatian khusus. Salah satu permasalahan bina diri yang dialami ialah menggosok gigi. Indonesia belum memiliki instrumen bina diri menggosok gigi sehingga memerlukan proses modifikasi. Tujuan penelitian adalah melihat dampak program AMANGGI dalam meningkatkan keterampilan ibu mengajarkan menggosok gigi pada anak tuna grahita. Subjek penelitian melibatkan 3 orang ibu yang memiliki anak tuna grahita dengan desain penelitian berupa single case research design. Hasil intervensi dianalisa menggunakan visual inspection dan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan AMANGGI memiliki validitas isi yang baik yaitu 0.66-0.91 yang berarti memiliki koefisien Aikens V yang cukup tinggi hingga tinggi. Hasil penelitian juga menyatakan bahwa terjadi perubahan keterampilan ibu dalam mengajar serta perubahan perilaku kemampuan anak tuna grahita dalam menggosok gigi.
Intellectual developmental disorder is a term for individuals with disabilities or limitations both in intellectual functions and adaptive behavior. The limitations cause their activities of daily living skills in everyday life to be obstructed; therefore, they need special care to help them with their daily activities. One of the problems in activity of daily living skill is tooth brushing. Indonesia does not yet have a daily living skill instrument of tooth brushing, thus, it needs modification process. This present study aims at looking at the impact of AMANGGI program in increasing mothers skill in teaching tooth brushing to children with intellectual developmental disorder. Subjects of this study are three mothers with children with intellectual developmental disorder. The design of the study is single case research design. Results of the intervention are analyzed by using visual inspection and qualitative description. The results of this study show that AMANGGI has good content validity, that is, 0.66-0.91, indicating that its Aikens V coefficient is quite high to high. The results of the study also demonstrate that there occur changes of mothers skills in teaching and behavioral changes of children with intellectual developmental disorder in tooth brushing.
Kata Kunci : bina diri, tuna grahita, menggosok gigi