PENYAKIT JANTUNG DAN KEMATIAN MATERNAL DI RSUP DR. SARDJITO
YESSIKA AGASA, dr. R Detty Siti Nurdiati, MPH, PhD, Sp.OG(K); dr. Irwan Taufiqur Rachman, Sp.OG(K)
2018 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang : Rasio kematian maternal masih tinggi. Rasio kematian maternal di Indonesia adalah 305 kematian/100.000 kelahiran hidup. Hal tersebut belum memenuhi target MDG yaitu 102 kematian/100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian maternal di Indonesia adalah perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, partus lama, dan abortus. Sisanya disebabkan oleh penyakit jantung, kanker, dll. Penyakit jantung merupakan penyebab tersering kematian maternal secara tidak langsung dan prevalensinya semakin meningkat. Penyakit kardiovaskuler berkontribusi terhadap 12% kematian maternal pada 1998-2005 dan meningkat menjadi 14,6% pada tahun 2006-2010 di Amerika. Insidensi penyakit jantung semakin meningkat. Pada tahun 2013, prevalensi jantung koroner di Indonesia adalah 883.447 orang dan prevalensi gagal jantung adalah 229.696 orang. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan faktor-faktor risiko kematian ibu dengan penyakit jantung di RSUP Dr. Sardjito Metode : Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional pada populasi ibu hamil dan/atau melahirkan yang meninggal di RSUP Dr. Sardjiro pada tahun 2012- September 2017. Data diambil dari instalasi catatan medis dan diolah dengan SPSS 23.0. Hasil : Subjek berjumlah 85 dengan 26 subjek meninggal dengan penyakit jantung (30,6%). Jenis penyakit jantung yang dimiliki subjek adalah penyakit jantung kongenital (n=8), gagal jantung (n=6), kelainan katup jantung (n=5), cardiomyopathy (n=3), kelainan irama jantung(n=2), dan lain-lain pada(n-2). Anemia berhubungan dengan risiko yang lebih rendah untuk kematian dengan penyakit jantung (OR 0,285, CI 95%, 0,100-0,815, p=0,030). Ibu nullipara berhubungan dengan kenaikan risiko kematian maternal dengan penyakit jantung (OR 3,556 , CI 95%, 1,353-9,344, p=0,017). Kehamilan kembar dan usia, tidak signifikan berhubungan dengan kematian maternal dengan penyakit jantung (p=0,173; p=0,416). Kesimpulan : Anemia dan paritas berhubungan dengan kematian maternal dengan penyakit jantung. Kehamilan kembar dan usia tidak signifikan berhubungan dengan kematian maternal dengan penyakit jantung
Background :. Maternal mortality ratio is still high. Maternal mortality ratio in Indonesia is 305 deaths/100.000 live births. That sum has not reach Millenium Development Goals target for maternal mortality ratio (102/100.000 live births). The causes of maternal mortality in Indonesia are hemorrhage, hipertension in pregnancy, infection, prolonged labor, and abortion. The rest are caused by heart disease, cancer, etc. Heart disease is the most common cause of indirect maternal mortality and its prevalence is increasing. In America, cardiovascular disease contributed for 12% maternal mortality in 1998-2005 and became 14,6% in 2006-2010. Incidence of heart disease is increasing. In 2013, prevalence of coronary heart disease in Indonesia is 883.447 peoples and prevalence of heart failure is 229.696 peoples. Objective : To know the relation between risk factor for maternal mortality with heart disease in RSUP Dr. Sardjito. Method : This was a cross sectional reseach in pregnant woman and/or woman who gave birth that were died in RSUP Dr.Sardjito since 2012 till September 2015. Data was taken from medical record and statistically analyzed using SPSS 23.0. Result : Subjecs in this study are 85 with 26 subjects died with heart disease. The type of heart disease that found in subjects are congenital heart diseases (n=8), heart failures (n=6), heart valve abnormalities (n=5), cardiomyopathy (n=3), heart rhythm abnormalities (n=2), and others (n=2). Anemia has relation with lower risk for death with heart disease (OR 0,285, CI 95%, 0,100-0,815, p=0,030). Nulliparous woman has relation with higher risk for death with heart disease (OR 3,556 , CI 95%, 1,353-9,344, p=0,017). The relation between twin pregnancy and age with maternal mortality with heart disease was not significant (p=0,173; p=0,416). Conclusion : Anemia and parity have significant relation with maternal mortality with heart disease. The relation between twin pregnancy and age with maternal mortality with heart disease was not significant.
Kata Kunci : Rasio kematian maternal, penyakit jantung, anemia, kehamilan kembar, paritas