Laporkan Masalah

Hubungan Faktor Usia terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung Kronis di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta

ANISA ANINDYARTI WIDONINGRUM, dr. Hendry Purnasidha Bagaswoto., Sp. JP;dr. Hasanah Mumpuni, Sp.PD., Sp. JP(K);dr. Real Kusumanjaya Marsam, M.Kes., Sp. JP

2018 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : Gagal jantung kronis merupakan sindrom klinis yang diakibatkan oleh abnormalitas struktur dan/atau fungsi jantung sehingga menimbulkan berbagai manifestasi klinis yang mempengaruhi kualitas hidup penderita. Perkembangan metode terapi yang semakin maju menyebabkan peningkatan prevalensi dan usia harapan hidup pasien. Terdapat banyak faktor klinis maupun faktor sosio-demorafi yang mempengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal jantung kronis, salah satunya adalah faktor usia. Usia berpengaruh terhadap progressivitas penyakit, kondisi komorbid, serta kapasitas fisik, fungsional, dan psikologis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan : Mengetahui hubungan faktor usia terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung kronis di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitan cross sectional. Sebanyak 56 pasien gagal jantung kronis yang menjalani rawat jalan di poliklinik jantung RSUP dr. Sardjito serta memenuhi kriteria inklusi, menjadi subjek dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner EuroQoL 5D untuk menilai kualitas hidup pasien. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman, Uji Mann-Whitney, Uji Kruskal-Wallis, Uji Chi-square, dan Uji Fisher dengan Confident Interval = 95% dan α = 0,05. Hasil : Sebanyak 60,7% pasien memiliki kualitas hidup yang baik dan 39,3% pasien memiliki kualitas hidup yang buruk. Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara faktor usia dengan kualitas hidup (p = > 0,05), dengan koefisien korelasi r = -0,046. Hubungan antara usia dengan indeks EQ-5D besifat negatif menunjukkan semakin bertambahnya usia, indeks EQ-5D semakin menurun, kualitas hidup pasien semakin menurun. Pada analisis komparatif, tidak ada perbedaan kualitas hidup antara kelompok usia geriatri dan non-geriatri, di mana kedua kelompok mayoritas memiliki kualitas hidup yang baik. Kesimpulan : Faktor usia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup pasien, namun semakin bertambahnya usia pasien, kualitas hidup pasien semakin menurun.

Background : Chronic heart failure is a clinical syndrome caused by structural and/or functional abnormality of heart, leading to various clinical manifestations which affect patients's quality of life. The development of treatment methods may increase prevalence and patients's survival. Many clinical factors dan socio-demographic factors affect quality of life of chrronic heart failure patients, one of which is the age factor. Age has effects in disease progressivity, comorbid conditions, together with functional, physical, and psychologcal capacity that may affect patients's quality of life. Objective : To understand the correlation between age factor and quality of life in chronic heart failure patients in RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.. Methods : This study was performed in a cross sectional method, which involved 56 chronic heart failure outpatients that met inclusion criterias. Patients's quality of life was measured by EuroQoL 5D (EQ-5D) questionnaire. Data analysis was performed by Spearman Test, Mann-Whitney Test, Kruskal-Wallis Test, Chi-square Test, and Fisher Test with Confident Interval = 95% and α = 0,05. Results : 60,7% patients had good quality of life and 39,3% patients had poor quality of life. Correlation analysis showed that age was not significantly correlated with patients's quality of life (p = > 0,05), with coeficient correlation was r = -0,046. This negative correlation means the higher the age, the lower EQ-5D index, the poorer quality of life. In comparative analysis, there was no difference between two age group (geriatrics and non-geriatrics). Most patients included in both groups had good quality of life. Conclusions : There was a non-significant correlation between age factor and quality of life, the higher the age the poorer patients's quality of life.

Kata Kunci : Gagal jantung kronis, usia, kualitas hidup


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.