Laporkan Masalah

PERAN FAKTOR INTRAPERSONAL TERHADAP KECENDERUNGAN RELAPSE PECANDU NAPZA PEREMPUAN

MADE PADMA DEWI B., Dr. Maria Goretti Adiyanti, M.S., Psikolog

2018 | Tesis | S2 Psikologi Profesi

Pecandu NAPZA perempuan memiliki risiko mengalami relapse yang lebih besar dibandingkan dengan laki-laki. Terdapat beragam model faktor yang menjelaskan relapse pada pecandu NAPZA namun belum banyak penelitian yang mengkaji tentang model relapse pada pecandu NAPZA perempuan. Penelitian ini akan menguji peranan faktor intrapersonal yaitu childhood trauma, kepribadian neurotis, regulasi emosi dan self-esteem terhadap perbedaan kecenderungan relapse pecandu NAPZA perempuan. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 58 orang pecandu NAPZA perempuan yang sedang menjalani rehabilitasi. Hipotesis penelitian diuji melalui analisis diskriminan berganda. Hasil penelitian menunjukan regulasi emosi dan self-esteem berperan terhadap perbedaan kecenderungan relapse pada pecandu NAPZA perempuan (p<0,05).

Female with substance abuse has higher risk to relapse than male. There were a variety of models that explain relapse in addiction but not many studies had examined the relapse model for female. This research examined the contribution of intrapersonal factors such as childhood trauma, neuroticism personality, emotion regulation, and self-esteem to relapse tendency in female subtance abuser. Participant in this study were 58 females substance abuser who were undergoing rehabilitation. The hypothesis tested by using multiple discriminant analysis.The results showed that emotion regulation and self-esteem contributing to relapse tendency difference in female substance abuser (p <0.05).

Kata Kunci : childhood trauma, emotion regulation, neuroticism personality, relapse tendency, self-esteem, substance abuse in female


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.