Laporkan Masalah

LAKON BANJARAN ANOMAN SAJIAN KI TIMBUL HADIPRAYITNO DALAM PERSPEKTIF ETIKA: RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER

AFENDY WIDAYAT, Dr. Arqom Kuswaniono; Prof. Dr. Kasidi Hadipravitno. M.Hum

2018 | Disertasi | S3 Ilmu Filsafat

Penelitian ini berjudul Lakon Banjaran Anoman Sajian Ki Timbul Hadiprayitno dalam Perspektif Etika: Relevansinya dengan Pendidikan Karakter. Lakon Banjaran Anoman menceritakan biografi tokoh Anoman, yang disajikan oleh Ki Timbul Hadiprayitno. Latar belakang penelitian ini adalah masalah etika yang disampaikan secara menarik, dan perlu dikaji relevansinya dengan pendidikan karakter. Masalah yang diangkat adalah: (a) struktur lakon Banjaran Anoman sajian Ki Timbul Hadiprayitno, (b) analisa nilai-nilai etis lakon Banjaran Anoman, dan (c) relevansi nilai-nilai etis cerita Banjaran Anoman sajian Ki Timbul Hadiprayitno dengan pendidikan karakter. Objek material penelitian ini, lakon Banjaran Anoman dan objekformalnya etika. Lakon Banjaran Anoman didapatkan melalui transkripsi dari narasi dalang dan dialog tokoh-tokoh wayang di dalam lakon tersebut. Teori etika yang diacu antar lain pengertian etika dan moral, aliran-aliran etika, dan etika Jawa sebagai bingkai etika wayang. Analisis datanya menggunakan metode hermeneutika dan heuristika. Metode hermeneutika dipakai untuk menafsirkan berbagai gejala, peristiwa, simbol, nilai yang terkandung dalam lakon Banjaran Anoman. Metode heuristika digunakan untuk menemukan kemungkinan makna baru dari makna yang dihasilkan oleh metode hermeneutika. Hasil penelitian adalah: (a) Struktur lakon Banjaran Anoman, yang menyangkut alur, penokohan, latar, dan tema merupakan sarana dalam lakon wayang yang secara khas berisi pesan-pesan moral. Nilai-nilai etis dapat ditemukan dalam unsur-unsur struktur tersebut. (b) Etika dalam lakon Banjaran Anoman, menekankan teleologi, dan kaidah ketuhanan. Anoman, atas kehendak Tuhan, lahir untuk membuat ketenteraman dunia. Kaidah ketuhanan sangat ditekankan dalam lakon Banjaran Anoman. Etika lakon Banjaran Anoman berdasar atas mistik, yakni dalam hubungannya dengan Tuhan, dengan laku atau cara tertentu. Lakon Banjaran Anoman juga berisi etika deontologi, tetapi tidak diterapkan secara kaku, cenderung berupa etika kebijaksanaan dan etika kepedulian. Kebaikan dan keburukan bersifat relatif, tergantung dari konteks dan situasi. Kewajiban lebih ditekankan dari pada hak. Kejahatan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat dikendalikan. Lakon Banjaran Anoman mendasarkan pada harmoni, yang menuntun manusia menuju keutamaan.. (c) Nilai-nilai etika dalam lakon Banjaran Anoman relevan dengan pendidikan karakter.

This research entitled Lakon Banjaran Anoman by Ki Timbul Hadi Prayitna in Ethical Perspective: Its Relevancies towards Character Education. The story of Banjaran Anoman is the biography of Anoman. Lakon Banjaran Anoman is performed by Ki Timbul Hadi Prayitna, a gifted puppeteer in performing spectacle, order, and guidance. The background of this research is the ethical problem within the story which is provoked interestingly and whose relevancies towards character education are necessary to be analyzed. The problems of this research are: (a) the structure of lakon Banjaran Anoman by Ki Timbul Hadi Prayitno, (b) the form of ethics values of lakon Banjaran Anoman, and (c) the ethics values relevancies of Banjaran Anoman by Ki Timbul Hadi Prayitno towards character education. The material object of this research is the lakon Banjaran Anoman, and the formal object of this research is ethics. The story of Banjaran Anoman obtained from the transcript of the puppeteer's narration and character's dialogue. The ethics theories used are moral philosophy, Javane ethics, wayang ethics, and character education. The data analysis method are hermeneutics and heuristics methods. The hermeneutics method is used to interpret the tendency, phenomena, symbol, value within the story of the story of lakon Banjaran Anoman. Heuristics method is used to find the possibility of new meaning from the meaning derived by hermeneutics method. The findings of the research are: (a) the structure of lakon Banjaran Anoman, which includes the plot, character, setting, and theme, is the medium that especially consists of moral values. (b) Ethics in lakon Banjaran Anoman stress in teleology, and the divine principle. Anoman was born to bring peace into the world by God's desire. The divine principle is really being stressed in lakon Banjaran Anoman. The ethics in lakon Banjaran Anoman is based on mystical thing, in the relationship with God by laku or some proper ways. Lakon Banjaran Anoman also contains deonthology ethics although it is not applied rigidly, and it leans on the ethic of care and the ethic of virtue. Good and bad are relative, based on the contexts and the circumstances. Obligations are being stressed more, compare to the rights. Crimes can not be destroyed, but it can be controlled. Lakon Banjaran Anoman is based on the harmony which leads humans to their virtue. (c) Ethic values in lakon Banjaran Anoman is relevant with the character education.

Kata Kunci : Lakon Banjaran Anoman, Etika, Pendidikan Karakter, Ethics, Character Education


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.