Laporkan Masalah

DESTINATION BRANDING PANTAI NGLAMBOR (Studi Kasus tentang Destination Branding dalam Pengembangan dan Pengemasan Wisata Pantai Nglambor di Gunungkidul)

PRIMA HERDIANTO, Dr. Rajiyem, S.I.P., M.Si.

2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Indonesia sebagai negara yang berbentuk kepulauan memiliki begitu banyak potensi wisata kelautan atau wisata bahari, misalnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Melihat adanya peluang tersebut, sekelompok pemuda yang bertempat tinggal di Gunungkidul mengikuti perlombaan Pemuda Pelopor pada tahun 2014. Kemudian Pemuda Pelopor Pantai Nglambor disertai surat perintah resmi ditunjuk oleh Pemerintah Desa Purwodadi sebagai pendamping warga untuk mengelola Pantai Nglambor. Pemuda Pelopor bersama warga Desa Purwodadi membentuk operator jasa persewaan alat snorkeling Bintang Nglambor Snorkeling (BNS) pada tahun 2014 di Pantai Nglambor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan destination branding dalam pengembangan dan pengemasan wisata Pantai Nglambor di Gunungkidul oleh Bintang Nglambor Snorkeling. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi pustaka. Data diperoleh dengan melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam kepada ketua Bintang Nglambor Snorkeling, anggota Bintang Nglambor Snorkeling, serta masyarakat Desa Purwodadi. Selain itu peneliti menggunakan dokumen-dokumen lama yang berkaitan dengan aktivitas destination branding Pantai Nglambor. Berdasarkan analisis data yang diperoleh peneliti, peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas destination management pada Pantai Nglambor telah berhasil memenuhi elemen-elemen dasar destinasi wisata berdasarkan World Tourism Organization. Sedangkan Destination branding yang dilaksanakan oleh Bintang Nglambor Snorkeling telah mampu membentuk positioning dan citra dari destinasi wisata Pantai Nglambor.

Indonesia is an archipelago country and has so many tourism potential, for example Special Region of Yogyakarta. Seeing the opportunity, a group of young people who live in Gunungkidul participate in competition of Pemuda Pelopor in 2014. Then Pemuda Pelopor Pantai Nglambor appointed by the Government of Purwodadi Village as a companion to manage Nglambor Beach. Pemuda Pelopor and Purwodadi villagers form a snorkeling equipment rental named Bintang Nglambor Snorkeling (BNS) in 2014 at Nglambor Beach. The purpose of this research is to describe destination branding of Nglambor Beach in Gunungkidul by Bintang Nglambor Snorkeling. This research used case study method. The method of data collection was done by in-depth interview, observation and literature study. Data were obtained by direct observation and in-depth interviews of Bintang Nglambor Snorkeling chairman, Bintang Nglambor Snorkeling member, and Purwodadi Village community. In addition researchers use old documents related to destination branding of Nglambor Beach. Based on data analysis obtained by the researcher, the researcher concludes that the destination management activity at Nglambor Beach has successfully fulfilled the basic elements of tourist destinations based on World Tourism Organization. Then the Destination branding conducted by Bintang Nglambor Snorkeling has been able to form the positioning and brand image of Nglambor Beach.

Kata Kunci : Destination Branding, Destinasi Wisata, Branding


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.