Laporkan Masalah

Geologi, Karakteristik dan Rekomendasi Pemanfaatan Bentonit di Desa Mendolo Lor, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur

JEFRY HENDRA S, Dr. Ir. I Wayan Warmada ; Ir. Anastasia Dewi Titisari, M.T., Ph.D.

2018 | Tesis | S2 Teknik Geologi

Pacitan memiliki data berupa sumberdaya sebesar 180 jt ton. Sumberdaya bentonit tersebar di beberapa lokasi dan salah satunya di Kecamatan Punung. Di kecamatan Punung terdapat 3 badan usaha pemegang IUP (Ijin Usaha Pertambangan), namun saat ini yang melakukan aktivitas penambangan hanya 1 badan usaha saja. Berkurangnya aktivitas penambangan didaerah Punung didasarkan hilangnya permintaan pasar dan belum diketahuinya target pasar yang sesuai dengan produk tersebut. Oleh karena itu pengumpulan data dan analisis yang tepat perlu dilakukan untuk mengetahui karakterisitik bentonit dan jenis industri yang sesuai dengan karakteristik bentonit Mendolo Lor. Daerah penelitian terdiri sebagian besar oleh geomorfologi berupa perbukitan-perbukitan yang miring hingga sangat curam dengan kemiringan antara 8-140 % dan curam hingga sangat curam dengan kemiringan 21-140 %. Satuan batuan yang tersingkap didaerah penelitan berupa satuan batupasir tufaan yang terendapkan secara selaras diatas satuan breksi andesit. Bentonit tersingkap diantara satuan lapisan batupasir tufaan. Dari hasil analisa sayatan tipis, bentonit tersusun berupa lempung, kuarsa, hornblenda, mineral opak dan mineral oksida. Dari hasil analisa XRD terdiri dari berupa mineral smektit, kaolinit, kristobalit dan kuarsa. Berdasarkan analisa ICP-AES bentonit Mendolo Lor memiliki kandungan berupa oksida utama SiO2 (51,7-60,2%), Al2O3 (18,65-22,3%), Fe2O3 (3,81-6,42%), CaO (0,83-1,86%), MgO (1,51-2,58%), dan Na2O (0,03-0,15%). Nilai KPK yang dimiliki beentonit sebesar antara 67,34-95,07 meq/100gr dan nilai pengembangan sebesar antara 70-85%. Dari sifat fisik dan komposisi kimianya, bentonit didaerah Mendolo Lor merupakan Ca-bentonit. Berdasarkan spesifikasi yang sesuai dengan industri bentonit di Mendolo Lor dapat digunakan pada indutri kreamik, pembuat minuman anggur dan industri kelapa sawit (nabati).

Pacitan has a type of resources of 180 million tonnes. Bentonit resources are scattered in several locations and one of them is in Region Punung. In Punung sub-district there are 3 IUP (Ijin Usaha Pertambangan), but currently doing mining activities is only one business entity only. The decreasing of mining activity in Punung area is based on the loss of market demand and not yet knowing the target market according to the product. Therefore, the appropriate data collection and analysis needs to be done to find out the characteristics of bentonite and the type of industry in accordance with the characteristics of bentonite Punung. The research area consisted mostly by geomorphology of hilly, steeply sloping hills with a slope of between 8-140% and steep to very steep with a slope of 21-140%. Uncovered rock units in the area of research in the form of andesite breccia and tuffaceous sandstone. The bentonite deposite interbedded with tuffaceous sandstone. From the analysis of thin sections, bentonite composed of clay, quartz, hornblende, opaque minerals and mineral oxide. From XRD analysis result consist of mineral smectite, kaolinite, cristobalite and quartz. Based on the analysis of ICP-AES bentonit Mendolo Lor has the content of main oxide SiO2 (51.7-60.2%), Al2O3 (18.65-22.3%), Fe2O3 (3.81-6.42%), CaO (0.83-1.86%), MgO (1.51-2.58%), and Na2O (0.03-0.15%). The value of CEC bentonit is between 67.34-95.07 meq / 100gr and swelling value is between 70-85%. From its physical properties and chemical composition, bentonite in the area of Mendolo Lor is Ca-bentonite. Based on the specifications in accordance with the bentonite industry in Mendolo Lor can be used on ceramik industries, wine makers and the palm oil industry.

Kata Kunci : karakteristik bentonit, bentonit Mendolo Lor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.