PENGARUH UMUR PANEN DAN JENIS PELARUT TERHADAP KANDUNGAN TOTAL FENOLIK, ANTOSIANIN DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume)
RISA AMELIAWATI, Prof.Dr. Ir. Sri Anggrahini, MS.;Dr. Widiastuti Setyaningsih, STP., M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI PANGAN DAN HASIL PERTANIANBuah parijoto (Medinilla speciosa Blume) pada proses pematangannya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk menjadikan bunganya yang berwarna merah muda menjadi buah berwarna ungu. Pada proses pematangan buah parijoto terjadi perubahan sifat kimia yang dapat mempengaruhi kualitas buah dan kandungan senyawa bioaktifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu panen dan jenis pelarut terhadap kandungan kimia dan aktivitas antioksidan ekstrak buah parijoto. Pada penelitian ini digunakan etanol dan etil asetat sebagai pelarut untuk mengesktrak buah parijoto pada tiga tahap pematangannya (1; 2; dan 3 bulan). Parameter yang diamati pada buah parijoto adalah kadar proksimat (kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat), total fenolik, antosianin, dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH selama pematangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kandungan kadar abu, konstan pada kadar lemak, fluktuatif pada kadar protein dan karbohidrat (p<0,05). Ekstrak etanol buah parijoto umur satu bulan mempunyai kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan paling tinggi, masing-masing yaitu (75,13 ± 4,15 mg GAE/ g ekstrak) dan IC50 26,65± 0,01 μg/ml ekstrak, sedangkan kandungan antosianin yang tinggi terdapat pada ekstrak etanol buah parijoto umur tiga bulan yaitu 1,60± 0,01 mg/g ekstrak.
Parijoto fruit (Medinilla speciosa Blume) maturation needs about three months to convert its pink flower into purple fruit. During maturation the chemical properties changes the quality of fruit and its bioactive compounds. This research to study the effect of harvest time and solven in parijoto fruit on chemical compounds and antioxidant activity. In this study used ethanol and ethyl acetate as a solvent to extract parijoto fruit at three distinct maturation stage (1; 2; and 3 month). Proximate content (water, ash, fat, protein, and carbohydrate), total phenolic, anthocyanin, and antioxidant activity by DPPH method were observed during maturation. The results of this research showed decreasing in ash content, constant in fat content, fluctuations in protein and carbohydrate levels (p<0,05). The highest total phenolic and antioxidant activity was demonstrated in the ethanol extract of parijoto fruit at the first month , it is 275,13 ± 4,15 mg GAE/ g extract and IC50 26,65± 0,01 μg/ml extract, but the highest total in the ethanol extract of parijoto fruit at the third month during maturation anthocyanin, it is1,60± 0,01 mg/g extract.
Kata Kunci : parijoto, aktivitas antioksidan dan pematangan. / parijoto fruit, antioxidant activity and maturation.