PENGEMBANGAN DESAIN KEMASAN BERBAHAN ALAMI UNTUK PRODUK CARAMEL STICK SALAK DI PT SALAK CRISTAL, TURI, SLEMAN
NURUL HADIQAH A, Mohammad Affan Fajar Falah;Darmawan Ari Nugroho
2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANCaramel stick salak merupakan produk makanan olahan buah salak pondoh yang tekstur dan warnanya mirip dodol dengan rasa lebih manis dan tidak selengket dodol. Produk ini merupakan salah satu andalan PT Salak Cristal yang memiliki banyak peminat. Berdasarkan masukan dari konsumen luar negri pada saat mengikuti event pameran makanan, PT Salak Cristal ingin melakukan inovasi kemasan sekunder untuk produk caramel stick salak yaitu dengan menggunakan bahan alami. Dari hasil penelitian pendahuluan didapat tiga alternatif bahan alami yaitu daun pandan duri, klobot jagung, dan pelepah batang pisang. Kemasan dari bahan alami ini disesuaikan dengan kriteria kebutuhan konsumen dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kriteria-kriteria tersebut yang diwujudkan dengan kebutuhan teknis. Penelitian ini menggunakan metode QFD karena metode tersebut tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan konsumen namun juga prioritas kebutuhan teknis yang nantinya dapat digunakan untuk dasar dalam membuat prototype desain kemasan caramel stick salak. Pengumpulan data menggunakan empat macam kuesioner : 1) kuesioner awal yang disebar kepada 50 responden untuk mendapatkan gambaran responden secara umum; 2) kuesioner pendahuluan yang disebar kepada 96 responden dengan modus data yang sama dengan kuesioner awal namun jumlah data yang berbeda; 3) kuesioner lanjutan yang diberikan langsung kepada responden kuesioner pendahuluan yang memiliki tingkat pendapatan menengah ke atas dan hasilnya digunakan sebagai dasar penyusunan kuesioner tingkat kepentingan; 4) kuesioner tingkat kepentingan yang disebar kepada 96 responden untuk mendapatkan daftar kebutuhan konsumen sebagai input untuk diolah dengan matriks HoQ. Hasil akhir dari penelitian ini berupa : (1) alternatif bahan kemasan alami untuk kemasan caramel stick salak yaitu daun pandan duri, klobot jagung, dan pelepah batang pisang, dengan hasil akhir bahan terpilih yaitu daun pandan duri; (2) kriteria kebutuhan konsumen yaitu kemasan tidak mudah sobek dan tidak beraroma, label tebal, tahan air, berukuran lebih kecil dari kemasan, dan memuat keterangan produk, dan tali kemasan yang dapat dibuka tanpa alat bantu; (3) daftar prioritas kebutuhan teknis yang dapat digunakan untuk pembuatan kemasan caramel stick salak yaitu daun pandan duri dikeringkan sebelum dianyam dan tidak diberi zat kimia yang berbau, label memuat informasi dan foto produk yang ada di kedua sisi label, dan tali kemasan dapat menahan label dengan ikatannya.
Caramel stick salak is a processed food product of salak pondoh fruit whose texture and color is similar to dodol with a sweeter taste and not as sticky as dodol. This is one of PT Salak Cristal's best-selling product. Based on the suggestions from overseas customers at the food exhibition event, PT Salak Cristal wants to use natural resources for the secondary packaging of caramel stick product. Three alternative natural resources obtained from the preliminary research are pandan duri (Pandanus tectorius) leaf, corn husk, and banana stem bark. The packaging from natural resource is adjusted to the criteria of consumer's needs and technical requirements. Therefore, QFD method was employed because this method is not only considering customers' needs but also the priority of technical needs which can be used as a base for designing the prototype of caramel stick salak packaging. Data collection is done with four kinds of questionnaires : 1) the initial questionnaire distributed to 50 respondents to get the respondents' general description; 2) preliminary questionnaires distributed to 96 respondents with the same data mode as the initial questionnaire but different amount of data; 3) advanced questionnaires given directly to the respondents of the preliminary questionnaires who have the upper middle income level and the results are used later as the basis for importance-level questionnaires; 4) importance-level questionnaires distributed to 96 respondents to get a list of customers' needs as inputs to be processed with HoQ matrix. The findings of this study are as follows: (1) natural resources alternatives for the packaging of caramel stick salak: pandan duri (Pandanus tectorius) leaf, corn husk, and banana stem bark, with pandan duri (Pandanus tectorius) leaf as the selected final result; (2) criteria of customers' needs: not easily torn and nonscented packaging with thick and waterproof label that smaller than the packaging and containing product details, and packaging straps that can be opened without any tools; (3) list of technical requirements priorities: pandan duri leaves are dried before plaited and not smeared with any chemical substances, the label contains product information and photographs on both sides, and the packaging straps can hold the label with his bond.
Kata Kunci : caramel stick salak, kebutuhan teknis, kemasan alami, QFD