UPAYA PENURUNAN RISIKO KERJA UKM PETERNAKAN DI KUD ANDINI LUHUR KABUPATEN SEMARANG
MAHARANI SISILIA PARTIWI, Ir. Guntarti Tatik Mulyati, MT; Dr. Anggoro Cahyo Sukartiko, STP., MP
2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANKeselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kecelakaan kerja yang terjadi di industri peternakan tidak mendapatkan perhatian lebih karena jumlah pekerja yang lebih sedikit dari pada industri lain. Hal tersebut berbanding terbalik dengan industri-industri besar lain seperti industri teh, industri semen dan industri migas yang sangat memperhatikan K3. Untuk itu perlu diketahui bahaya apa saja yang mungkin dapat timbul di suatu industri yang menjalankan banyak fungsi yaitu dari hulu hingga hilir (unit pakan ternak, peternakan hingga unit susu) seperti KUD Andini Luhur dan perlu disusun rekomendasi terhadap bahaya tersebut. Penelitian yang diamati berdasarkan aktivitas-aktivitas kerja yang dilakukan di tiap-tiap unit usaha di KUD Andini Luhur yang diamati dan dianalisis menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC). Metode HIRARC adalah metode untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, serta menyusun upaya pengendalian risiko terhadap bahaya tersebut, Terdapat 22 bahaya yang ada di KUD Andini Luhur yang mana 2 bahaya termasuk extreme risk, 11 bahaya termasuk dalam kategori high risk yang perlu ditindaklanjuti untuk diberikan rekomendasi. Rekomendasi yang diberikan adalah pemberian peredam pada mesin penggiling, substitusi proses pengisian susu menjadi menggunakan alat, pemberian hand truck, pemberian corong dan kotak untuk tempat hasil gilingan tebon, serta penggunaan APD berupa sepatu boots dan masker.
Occupational Safety and Health (OSH) is important to the company, because the impact of accidents and occupational diseases not only harm employees, but also companies both directly or indirectly. Work accidents occurring in the livestock industry do not get an attention more because number of workers are fewer than others.This is inversely proportional to other larger industries asif tea industry, cement industry and oil and gas industry that is concerned about OSH. Therefore, it is important to identify what hazards may arise in an industry that performs many functions as if at KUD AndiniLuhur and needs to be prepared recommendations to reduce those hazards. This study observed based on the activities in work units at KUD AndiniLuhur which is observed and analyzed by using Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method. HIRARC method is a method to identify hazard, risk assessment, and arrange risk control to those hazards. There were 22 hazards at KUD AndiniLuhur which were 2 of hazards included to extreme risk, 11 of hazards included to high risk category that needed following up to recommend. The given recommendations are dampening of grinding machine, substitution of milk filling process using tool, hand truck giving, funnel giving and box for place of grinding mill, and use of PPE, they are boots and masks.
Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, HIRARC, Pengendalian Risiko/ Occupational Health and Safety, HIRARC, Risk Control