MANAJEMEN STRATEGIS KOMUNIKASI PADA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (Studi Kasus Deskriptif Manajemen Strategis Komunikasi Strategis pada Perpustakaan Komunitas Sasmita di Dusun Plaosan Tlogoadi Mlati Sleman dan Perpustakaan Komunitas Sanggar Bocah Jetis di Dusun Jetis Caturharjo Sleman Periode 2017-2018)
YOGA PRADANA, Lidwina Mutia Sadasri, SIP. MA.
2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPraktik humas saat ini tidak hanya dijalankan pada sektor profit saja, tetapi juga dilaksanakan pada sektor non-profit, salah satunya adalah LSM. Salah satu fungsi humas pada LSM adalah untuk menjalin relasi yang terorganisir antara lembaga dengan publik dengan menerapkan unsur-unsur manajemen strategis komunikasi, yakni aspek scanning lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, kontrol dan evaluasi. Aspek manajemen strategis komunikasi inilah yang kemudian diadopsi oleh LSM perpustakaan komunitas Sasmita yang dibawah naungan Grahatma Semesta dan Sanggar Bocah Jetis. Sebagai LSM yang berfokus gerakan literasi melihat bahwa masih rendah tingkat minat baca yang ada di lingkungan kedua lembaga. Melihat fenomena ini, pihak lembaga menfasilitasi melalui adanya perpustakaan komunitas dan menerapkan manajemen strategis komunikasi pada setiap kegiatannya agar lebih terkelola dengan baik serta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga terjadi kenaikan minat baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan manajemen strategis komunikasi pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) khususnya di lembaga perpustakaan komunitas Sasmita dibawah naungan Grahatma Semesta dan Sanggar Bocah Jetis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan teknik analisis datanya menggunakan penjodohan pola untuk menganalisis data berdasarkan teori yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan manajemen strategis komunikasi di dalam lembaga perpustakaan komunitas Sasmita dibawah naungan Grahatma Semesta dan Sanggar Bocah Jetis. Perbedaan tersebut terletak pada scanning lingkungan masing-masing organisasi, pembuatan strategi untuk yang berguna untuk menarik partisipasi masyarakat, pengimplementasian program, evaluasi dan kontrol.
Public relations practices now is not only run on just profit sector, but were also given to the sector non-profit, one of these is the NGO. One of the functions of public relations on NGO is to interweave relation which is organized between with a group or public by applying elements strategic management communication, namely the aspect of scanning the enviroment, formulations strategy, the implementation of the strategy, control and evaluation. Strategic management communication aspects of this in turn adopted by the NGO comunity library Sasmita below a shade Grahatma Semesta and Sanggar Bocah Jetis. As NGO that focuses movement literacy show that there are still low level of interest, Of which there are in the two organizations. See this phenomenon, the institutions facilitate through the existence of a library community and apply strategic management communication on each their activities to be better management as well as can increase the participation of the community so there was an increase in reading interest. The purpose of this study is to find the difference strategic management communication at an Non-governmental Organizations (NGO) especially in an institution community library Sasmita under a shade Grahatma Semesta and Sanggar Bocah Jetis. Was used in the study a qualitative approach throught a method of case study, and pattern marching technique for analyzes the data based on existing theories. The research result indicates that there is a difference in strategic place in the management in an institution community library Sasmita under a shade Grahatma Semesta and Sanggar Bocah Jetis. The discrepancy could lie in scanning the environment of the individual organizations, the create of a strategy to that is usefull to draw the participation of the community, implementation of the program, evaluation and control.
Kata Kunci : manajemen strategis komunikasi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan perpustakaan komunitas.