Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI DESA SIAMBUL KECAMATAN BATANG GANSAL KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU

ANAS PRASETYA P, Kristiani Fajar Wianti, S.Hut., M.Si.

2018 | Skripsi | S1 KONSERVASI SUMBER DAYA HUTAN

Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu adalah salah satu desa yang berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Setiap tahunnya desa Siambul mengalami kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dan lahan terjadi karena masyarakat yang menggunakan api dalam pembukaan lahan. Peran serta masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan menempati posisi yang penting. Oleh karena itu perlu mengetahui persepsi masyarakat tentang kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di wilayahnya sebagai dasar untuk mengembangkan peran serta tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Pengumpulan data tentang persepsi masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung dengan bantuan alat berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 524 kk dengan jumlah sampel sebanyak 80 kk. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, hasil dari jawaban responden ditabulasi dalam bentuk statistik untuk mempresentasikan persepsi masyarakat terhadap kebakaran hutan dan lahan. Kondisi sosial yang mempengaruhi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Desa Siambul adalah karena tingkat pendidikan masyarakat Desa Siambul mayoritas hanya tamatan SD dan mayoritas pekerjaan pokok nya adalah petani sawit. Hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat masih banyak membuka lahan dengan cara dibakar, hal ini disebabkan karena dengan cara membakar relatif lebih murah dan mudah dilakukan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, kebakaran hutan dan lahan di desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu, Propinsi Riau sering terjadi dan disebabkan oleh aktivitas manusia baik yang sengaja saat mengolah lahan maupun tidak sengaja akibat kelalaian. Intensitas kebakaran yang tinggi terjadi tahun 2015 dan menimbulkan kerugian ekonomi, dampak kesehatan, dan lingkungan. Namun demikian, kondisi tersebut belum mampu mengurangi aktivitas membakar dalam kelola lahan oleh masyarakat. 65% masyarakat melakukakan pembakaran pada saat membuka lahan. Hal ini disebabkan karena membakar adalah cara yang mudah dan murah serta menambah keseburan tanah. Diperlukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat.

Siambul Village Batang Gansal District Indragiri Hulu Regency is one of the villages adjacent to Bukit Tigapuluh National Park (TNBT). Every year Siambul village is experiencing forest and land fires. Forest and land fires occur because of people using fire in land clearing. Community participation in forest and land fire prevention takes an important position. It is therefore necessary to know the public perception of forest and land fires that often occur in the region as a basis for developing that role. This research aims to determine the public perception of Forest Fire and Land in Siambul Village Batang Gansal District Indragiri Hulu Regency Riau Province. Data collection on public perceptions related to forest and land fires was conducted through interviews and direct observation using a questionnaire tool. The population in this research amounted to 524 households with a total sample of 80 households. The analysis used in this research is descriptive analysis; the result of the respondent answer tabulated in the form of statistics to present the public perception of forest and land fires. Social conditions that affect the occurrence of forest and land fires in Siambul Village is because the level of education of Siambul Village majority villagers is only primary school and the majority of their main job is oil palm farmers. The results of the research shows that society still opens a lot of land by burning, this is because by way of burning relatively cheaper and easy to do. From the research results, it can be concluded that forest and land fires in Siambul Village Batang Gansal District Indragiri Hulu Regency Riau Province often occurs and is caused by human activities both intentionally when cultivating the land or accidentally due to negligence. High fire intensity occured in 2015 and caused economic losses, health and environmental impacts. However, these conditions have not been able to reduce the activity of burning in the management of land by the society. 65% of the people do burning when clearing land. This is because burning is a simple and inexpensive way and adds the fertility of the soil. Public awareness is needed

Kata Kunci : Kebakaran hutan dan lahan, Persepsi;forest and land fires, perception


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.