EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MIMIKA, PAPUA
IRIANTHI PANUT, Prof. Dr. achmad Fudholi, DEA., Apt. ; Dr. Chairun W., M. Kes, M. App. Sc., Apt
2018 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiABSTRAK Dinas kesehatan memiliki peran penting guna memastikan ketersediaan obat di unit-unit layanan kesehatan. Namun, permasalahan klasik terkait pengelolaan obat kerap muncul dan berdampak pada ketersediaan obat. Berdasarkan data Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua angka pencapaian ketersediaan penyediaan obat dan perbekalan kesehatan pada tahun 2012 yaitu cakupan ketersediaan obat sesuai kebutuhan sebesar 78%. Berdasarkan situasi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengelolaan obat serta faktor-faktor yang turut berperan dalam masalah terkait pengelolaan obat di Kabupaten Mimika, Papua tahun 2014-2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasi dan wawancara. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang diperoleh secara retrospektif melalui penulusuran dokumen pengelolaan obat. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung masing-masing indikator seleksi, pengadaan, penyimpanan dan distribusi kemudian dibandingkan dengan standar dari Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan 2010 dan Quick 2012. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam kepada narasumber yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman dibidang pengelolaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua. Hasil pada penelitian ini: 1) Persentase keberhasilan pengadaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua pada tahun 2014 (79,38%), tahun 2015 (97,58%) dan tahun 2016 (82%). Ketersediaan obat dengan DOEN/Fornas dan pola penyakit masih dibawah standar, terdapat obat kadaluwarsa dan terjadi penurunan waktu kekosongan obat. 2) Persentase tingkat ketersediaan obat dalam kategori aman di Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua pada tahun 2014 (42,5%), tahun 2015 (52,5%) dan tahun 2016 (52,5%). 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketersediaan obat diantaranya ketersediaan dana khususnya dana distribusi, tata kelola ruang instalasi farmasi, permintaan yang belum optimal, SDM, pencatatan dan pelaporan. Kata kunci ; pengelolaan, ketersediaan, distribusi, faktor, mimika
ABTRACT Health office has important role in order to ensure the availability of medicines in every health service units. However the classical problem regarding the medicines management that often arises and effecting medicine availability. According to health office profiles data in Mimika, Papua the rate of medicine availability supplying and the health stocks in 2012 which is the medicine availability appropriate the needs that is about 78%. Based on that situation, this research has purpose to evaluation the medicine management and the factors that have role regarding the medicine management in Mimika, Papua in 2014-2016. This research is a descriptive research with observations and interviews approach. The data obtained is quantitative data that retrospectively through the search of medicine management documents. The analysis of the quantitative done by counting each indicators of selection, procurement, storage, distribution and compared to Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan 2010 and Quick 2012. While the qualitative data obtained by interviews to the informant the considered has acknowledgment and experiences in section medicine management in health office of Mimika, Papua The result of the research are: 1) The percentage of the medicine in health office of Mimika, Papua in 2014 (79.38%), 2015 (97.58%) and 2016 (82%). The availability of medicine with DOEN/Fornas and the type of public disease is still below the standard. Still found expired medicines, as well as the existence of decreasing time in the vacuum medicine 2) The percentage of medicines availability in health office of Mimika, Papua in safe category in 2014 (42.5%), 2015 (52.5%), and 2016 (52.5%). 3) Factors that affect the level availability of the medicine including the availability of funding, distribution, the optimal operation system of pharmaceutical installation, the demands have not been too optimal, human resources, recording and reporting. Keyword : management, availability, distribution, factor, Mimika.
Kata Kunci : pengelolaan, ketersediaan, distribusi, faktor, mimika