Laporkan Masalah

Pengaruh Aktivisme Digital #BringBackOurGirls terhadap Perubahan Kebijakan Pemerintah Nigeria

IMAS INDRA HAPSARI, Dedy Permadi, SIP., M.A.

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Penelitian ini berusaha melihat strategi aktivisme digital #BringBackOurGirls dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah Nigeria. Untuk menganalisis hal tersebut, penulis menggunakan data primer berupa metadata #BringBackOurGirls di Twitter. Metadata tersebut didapatkan melalui fitur NCapture dan diolah dengan fitur Word Frequency dalam piranti lunak NVivo. Penulis menemukan bahwa aktivisme digital dapat mempengaruhi perubahan kebijakan melalui tiga strategi: (i) aktivisme digital menggunakan berbagai bingkai isu yang relevan untuk menarik partisipasi. Dari sekian banyak bingkai isu yang digunakan, bingkai yang sifatnya general seperti #chibokgirls dan Chibok yang bertahan lama; (ii) aktivisme bertumpu pada keterlibatan aktor-aktor domestic untuk meningkatkan popularitas aktivisme itu sendiri; (iii) aktivisme menekan aktor kunci secara langsung dengan penyebutan akun di Twitter. Penulis menggarisbawahi peran ketiga strategi aktivisme yang secara langsung mempengaruhi perubahan kebijakan pemerintah Nigeria. Penulis mengamati bahwa media massa memiliki peran yang relatif sedikit dalam kasus ini.

This research aims to analyze the strategy of #BringBackOurGirls digital activism and its impact towards policy of Nigerian Government. To achieve the following aim, the author uses primary data in form of #BringBackOurGirls metadata in Twitter. The metadata is obtained using NCapture feature and processed by Word Frequency feature in NVivo software. The author finds that there three strategies of activism influences policy change of Nigerian government: (i) digital activism uses relevant framings in order to affect people to participate in its cause. From many of framing used, the general ones like #chibokgirls and Chibok are most used throughout phases; (ii) digital activism still relies on participation of domestic actors to rise its popularity; (iii) digital activism urges key actors to change the policy by mentioning them via Twitter. The authors emphasize the strategy to be the factor which influence policy change of Nigerian government. This claim is based on relatively minimum role of mass media in the case.

Kata Kunci : aktivisme digital, #bringbackourgirls, Nigeria, Boko Haram, Chibok, Nvivo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.