Laporkan Masalah

PENAKSIRAN BAHAYA BANJIR AKIBAT KEGAGALAN BENDUNGAN MRICA, JAWA TENGAH

BRIANTAMA ASMARA, Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc

2018 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Bendungan telah menjadi kebutuhan penting dalam peradaban manusia dalam pengelolaan sumberdaya air, terutama di Indonesia. Rencana pembangunan bendungan akan banyak dilakukan di Indonesia di masa mendatang. Namun, pembangunan bendungan tersebut tidak disertai oleh perawatan dari bendungan-bendungan lama, salah satunya Bendungan Mrica. Penaksiran bahaya dari bendungan menjadi perhatian khusus di Amerika ketika kondisi bendungan mulai banyak terjadi kegagalan bendungan. Oleh karena itu, keamanan bendungan menjadi salah satu prioritas di Amerika, sedangkan di Indonesia belum dievaluasi secara baik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mencoba untuk menaksir bahaya banjir akibat kegagalan bendungan, antara lain dengan mengetahui 1) karakteristik hujan, 2) karakteristik banjir di DTA Mrica, 3) kemampuan Bendungan Mrica dalam mengendalikan banjir, dan 4) bahaya banjir dan estimasi kerugian. Karakteristik hujan diperoleh dengan menggunakan analisis frekuensi pada data hujan harian sehingga menjadi hujan rancangan. Data hujan rancangan kemudian digunakan untuk menghasilkan banjir rancangan inflow waduk. Banjir rancangan inflow waduk dibandingkan dengan kemampuan bendungan dalam mengendalikan banjir dengan mensimulasikannya di program HEC-RAS. Pemetaan bahaya banjir akibat kegagalan bendungan Mrica dilakukan dengan menggunakan HEC-RAS dalam pemodelan genangan di hilir bendungan dan kemudian dioverlay dengan penggunaan lahan sehingga menghasilkan estimasi kerugian. Hasil menunjukkan bahwa banjir rancangan inflow dengan berbagai skenario yang digunakan belum mampu berpotensi mengakibatkan kegagalan bendungan meskipun debit puncak PMF sebesar 9000 m3/s dimana 1000 m3/s lebih besar dibandingkan desain awal Bendungan Mrica, hal ini dikarenakan keberadaan spillway yang mampu mengurangi debit sebesar 5000 m3/s ketika mencapai debit puncak. Penaksiran bahaya banjir bila terjadi kegagalan bendungan menunjukkan bahwa seluruh skenario memiliki dampak yang serius di bagian hilir yang ditunjukkan oleh didominasinya bahaya sangat tinggi yaitu mencapai 70% dari luas wilayah terdampak. Estimasi kerugian menunjukkan kerugian sebesar Rp818.259 juta rupiah pada skenario PMF.

Dams have been an essential need for human civilization in water resources management, especially in Indonesia. Lots of dams-built plan in Indonesia will be done in the near future. However, that plan not considering maintenance from old dams, one of many is Mrica Dams. Hazard assessment on dams was important matter in America when dams condition has been led to dam-break. Therefore, dam safety still among other priorities in America, yet Indonesia not yet well evaluated. According to those problems, this research tried to assess flood hazard caused by dam-break flood, there are 1) rainfall characteristics, 2) flood charactristics in Mrica Catchment, 3) Mrica dams capability to regulating flood, and 4) flood hazard and loss estimation caused by flood. Rainfall characteristics been done using frequency analysis on daily rainfall data then became design storms. Design storms data then been used to the result of reservoir design inflow flood. Then it been used to comparing the dam capability to regulate flood and simulating them in HEC-RAS program. Dam-break flood mapping been done wth HEC-RAS program in inundation modelling on downstream of Mrica dam then use it to overlay with land use to produce loss estimation. Results showed that design inflow flood with various scenario not yet potential to lead to dam-break even peak discharge in PMF scenario was 9000 m3/s which is 1000 m3/s bigger than initial design of Mrica Dams, this is happen because the spillway availablity to reduce peak discharge to 5000 m3/s down than before. Dam-break flood hazard assessment showed that all scenario had serious impact on downstream that were showed by very high hazard class domination which is 70% above all areas. Loss estimation showed that nearly Rp818.259 million rupiah on PMF scenario.

Kata Kunci : kegagalan bendungan, banjir, estimasi kerugian, Bendungan Mrica


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.